Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
13 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
14 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
12 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
18 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton

Hilang di Hutan, Tiga Pemburu Babi Warga Solok Ditemukan Lemas

Hilang di Hutan, Tiga Pemburu Babi Warga Solok Ditemukan Lemas
Salah seorang dari tiga warga Kabupaten Solok yang ditemukan dari hutan mendapat perawatan medis, Senin 25 November 2019. (Foto: Tagar.id/dok. Basarnas Padang)
Senin, 25 November 2019 18:39 WIB
SOLOK - Tiga warga Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan dalam keadaan lemas setelah sempat hilang di dalam hutan saat berburu babi sejak Sabtu 23 November 2019.

Dikutip dari Tagar.id, ketuga korban ditemukan selamat dalam kondisi lemah. Mereka langsung kami evakuasi ke Puskesmas yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi penemuan.

Mereka adalah Sapardi (25 tahun), Jun (39 tahun), dan Joni (18 tahun). Ketiga tercatat sebagai warga Jorong Batang Hari, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Ketiganya ditemukan di sekitar hutan Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti pada Senin 25 November 2019. Mereka berhasil ke luar dari hutan dan meminta pertolongan warga sekitar.

Humas Basarnas Padang, Arief Pratama, membenarkan penemuan ketiga warga Solok itu. Menurutnya, selama dalam hutan ketiganya bertahan hidup dengan cara survival atau memanfaatkan apa yang ada di alam terbuka.

"Korban ditemukan selamat dalam kondisi lemah. Mereka langsung kami evakuasi ke Puskesmas yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi penemuan," katanya kepada Tagar.id, Senin 25 November 2019 siang.

Setelah kondisinya kembali membaik, ketiga peburu babi itu akan dikembalikan ke pihak keluarga masing-masing.

"Kami baru ikut pencarian tadi karena dapat laporan hilang baru kemarin sore," katanya.

Sebelumnya diberitakan Tagar.id, tiga orang warga dilaporkan hilang usai berburu babi di kawasan bukit Buayan, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar.

Ketiganya pergi berburu babi sejak Sabtu 23 November, namun tidak kunjung kembali pulang hingga Minggu 24 November 2019.

Dari perbincangan terakhir dengan pihak keluarga, korban mengaku tersesat di sebuah aliran sungai kawasan Jorong Batang Hari, Nagari Alahan Panjang. ***

Editor:arie rh
Sumber:Tagar.id
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww