Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
Ekonomi
9 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi 'Go Digital'
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Jangan Kalah oleh Pandemi, Pemerintah Dorong Koperasi Go Digital
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
15 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Peristiwa
9 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
5
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
6
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Hukum
16 jam yang lalu
Diduga Aktris FTV Ditangkap Polisi, Keterangan Tunggu Kapolrestabes
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komentar Warganet Tanggapi Cuitan Stafsus Presiden, Dari 'Lebay' sampai Krusialitas Isu

Komentar Warganet Tanggapi Cuitan Stafsus Presiden, Dari Lebay sampai Krusialitas Isu
Sabtu, 30 November 2019 07:46 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Staf Khusus (stafsus) Presiden asal Papua, Billy Mambrasar, mencuit soal kesiapan para stafsus untuk menyebarkan nilai Pancasila dengan cara-cara kekinian.

"*Kerja kerja kerja! Hr ini setelah berjam jam berjibaku, kami #stafsus #stafsusmilenial Pak jokowi berhasil menyelesaikan konsep& strategi pengarus utamaan nilai2 #pancasila dgn konsep kekinian. Mau tau spt apa? Tunggu aj Pidato Pak Presiden ?? Kuat Pancasila, Jaya Indonesia!*" ujar Billy melalui akun Twitternya, Jumat (29/11/2019).

Namun, hal itu justru menimbulkan nyinyiran dari Warganet. Warganet banyak yang berfokus dengan pemilihan kata dalam cuitan Billy. Menurut warganet, penggunaan kata berjibaku terlalu berlebihan.

"Lebay! Pake kata berjibaku, pdhal cuma duduk2 di ruang yg nyaman, banyak makanan dan minuman, sambil bincang2 pancasila," twit akun @lexwok27.

Nyinyiran Warganet juga menyoal krusialitas isu. Akun @anoviannisa misalnya, Ia mencuit, "here's the things: krisis iklim, sahkan ruu pks, pengangguran, kawin anak, kekerasan pada perempuan, kebakaran hutan. ya'll could do so much better than Pancasila kekinian lmao,".***


wwwwww