Lebih dari 3800 Bom Molotov Disita Polisi

Lebih dari 3800 Bom Molotov Disita Polisi
Foto: Ist./South China Morning Post
Sabtu, 30 November 2019 07:16 WIB
HONG KONG - Kepolisian Hong Kong mengamankan 3.800 lebih bom molotov setelah mengepung kampus Polytechnic University of Hong Kong, Jumat (29/11/2019) kemarin.

Asisten Komisaris Chow Yat-ming, mengatakan pihaknya masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan untuk kemudian mengembalikan kampus dalam keadaan aman kepada manajem universitas.

“Atas dasar kemanusiaan, kami berharap untuk menangani ini melalui cara-cara yang damai dan fleksibel. Tujuan utamanya ialah keamanan kampus,” katanya dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (30/11/2019).

“Kami akan mencoba meyakinkan mereka untuk menerima perawatan medis. Kami akan merekam (identitas mereka) dan menanganinya nanti," imbuhnya.

Lansiran South China Morning Post, kemarin itu, mengabarkan bahwa rekaman media menunjukkan, kampus dalam keadaan kacau dengan petugas pemadam kebakaran mengeluarkan batu bata dari parapet dan mengambil botol kaca yang sebelumnya dipenuhi dengan cairan mudah terbakar.

Polisi menyita sebanyak 3.801 bom molotov, 921 tabung gas, dan 588 bahan kimia termasuk asam dan cairan korosif lainnya selama pencarian mereka di universitas.

Sebanyak 100 tabung gas lainnya diikat ke bom bensin, sementara polisi juga menemukan 12 busur, 200 panah, dan senapan angin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Politik, DKI Jakarta

wwwwww