Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
10 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
12 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
18 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
6 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
12 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton
BWF World Tour Finals 2019

Ganda Putra Penuhi Target, Herry IP Punya PR Untuk Kevin/Marcus

Ganda Putra Penuhi Target, Herry IP Punya PR Untuk Kevin/Marcus
Herry Iman Pierngadi (foto-suara.com)
Minggu, 15 Desember 2019 20:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution

GUANGZHOU - Sektor ganda putra Indonesia sukses memenuhi targetnya dengan merebut gelar juara di ajang BWF World Tour Finals 2019 Guangzhou melalui pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mampu memetik kemenangan dua game langsung atas wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe pada laga final di Tianhe Gymnasium, Minggu (15/12), dengan skor 24-22 dan 21-19.

Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi pun lantas mengapresiasi pencapaian yang sukses ditorehkan Hendra/Ahsan. “Sebagai pelatih saya bangga melihat mereka bisa berhasil di kerjuaraan akhir tahun ini. Boleh dibilang ini jadi kado natal yang manis lah buat saya,” kata Herry kepada badmintonindonesia.org.

“Pastinya sangat gembira Hendra/Ahsan bisa meraih gelar di kejuaraan ini, apalagi yang turun di turnamen ini kan delapan pasangan terbaik dunia. Dan di satu sisi saya surprise juga mereka bisa menang dengan straight game. Padahal saya kira tadi akan rubber,” lanjutnya menambahkan.

Meski berhasil memenuhi target juara, namun Herry mengaku masih kurang begitu puas dengan pencapaian pasangan nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang dinilainya masih belum tampil maksimal pada kejuaraan kali ini. The Minions harus tersingkir di babak semifinal setelah menelan kekelahan 11-21, 21-15 dan 10-21 dari Endo/Watanabe.

“Penampilan Kevin/Marcus di turnamen ini saya bilang kurang maksimal. Karena seharusnya tidak seperti itu hasilnya. Biasanya kan mereka lebih agresif, lebih semangat dan lebih smart. Tapi sayangnya di babak semifinal kemarin, permainan mereka nggak keluar,” ungkapnya.

“Dengan dua kali kekalahan dari Endo/Watanabe di turnamen ini menurut saya penampilan Kevin/Marcus masih belum yang terbaik. Artinya mereka masih ada kelemahannya yang harus segera diperbaiki. Jadi kedepannya harus dikurangi kelemahan-kelemahannya dan itu jadi PR khusus buat saya sebagai pelatih mereka supaya bisa lebih baik lagi,” sambung Herry menjelaskan.

Untuk sementara, lanjut Herry, ia akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Kevin/Marcus terkait kendala apa yang mereka rasakan di lapangan saat berhadapan dengan Endo/Watanabe.

“Evaluasi untuk Kevin/Marcus, khususnya untuk menghadapi Endo/Watanabe ini memang harus betul-betul didiskusikan bersama. Kami harus sama-sama cari solusi terbaiknya, baik dari pola maupun strategi yang tepat untuk melawan mereka. Karena memang sedikit berbeda cara bermain Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan,” tuturnya.

“Hendra/Ahsan memang penempatan bolanya lebih efisien, akurasinya juga cukup baik dan kualitasnya juga mumpuni. Karena memang mereka kan pemain senior. Ya semoga saja PR ini bisa cepat diselesaikan,” pungkas Herry. ***

wwwwww