Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

31 Anak Ular Kobra Ditemukan Dalam Masjid di Sukoharjo

31 Anak Ular Kobra Ditemukan Dalam Masjid di Sukoharjo
Selasa, 17 Desember 2019 22:54 WIB
JAKARTA - 31 Anak ular kobra ditemukan dalam Masjid At-Taqwa, Perum Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Puluhan ular itu diduga masuk melalui lubang saluran pipa pompa air di dekat ruang imam.

Takmir masjid mengetahui keberadaan ular berbisa itu pada Sabtu pekan lalu. Untuk sementara puluhan ular tersebut diletakkan di aquarium sebelum dilepaskan ke alam bebas jauh dari pemukiman.

"Kita lihat hari Sabtu kemarin ada satu ekor di ruang imam. Ternyata di lipatan karpet ada beberapa ekor anak ular kobra lagi. Sampai saat ini ada 31 anak ular yang ditangkap dan sementara di tempatkan di aquarium," kata Lanjar, Takmir Masjid At Taqwa, Selasa (17/12).

Dia menduga ada indukan ular masuk ke dalam masjid dan meninggalkan anak-anaknya. Agar tak kembali kemasukan, lubang tersebut akhirnya ditutup dengan cor.

Kabid Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukoharjo, Margono mengatakan, sejauh ini pihak damkar sudah menerima sejumlah laporan ular masuk rumah. Damkar, kata dia, yang cukup lengkap dan petugas yang sewaktu-waktu siap membantu warga untuk menangkap ular masuk rumah dimiliki.

"Awal musim hujan memang waktu menetasnya telur ular. Sehingga populasinya meningkat dan itu siklus wajar. Warga harus berhati-hati dan tetap menjaga kebersihan rumah. Jika ada ular masuk rumah bisa langsung menghubungi kami, " pungkas dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Jawa Timur
wwwwww