Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan 'New Normal'
DPR RI
6 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR RI Sentil Kemendikbud soal Persiapan New Normal
2
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
DPR RI
6 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
3
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
DPR RI
5 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Terima Paparan Data Pandemi dari Kemenkes
4
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
Ekonomi
5 jam yang lalu
Protokol New Normal Driver Ojol: Penumpang Bawa Helm Sendiri
5
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
Umum
7 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
6
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Politik
6 jam yang lalu
Bahas Persiapan New Normal, Satgas Covid-19 DPR Sambangi Menkes
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kepala Daerah yang Cuci Uang di Kasino Diduga Berasal dari Papua

Kepala Daerah yang Cuci Uang di Kasino Diduga Berasal dari Papua
Ilustrasi. (Net)
Rabu, 18 Desember 2019 19:26 WIB
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan menelusuri transaksi keuangan beberapa kepala daerah ke rekening kasino di luar negeri.

"PPATK menelusuri transaksi keuangan beberapa Kepala Daerah yang diduga menempatkan dana yang signifikan dalam bentuk valuta asing dengan nominal setara Rp50 miliar ke rekening kasino di luar negeri," kata Ketua PPATK Ki Agus Badaruddin dalam acara Refleksi Akhir Tahun di kantornya, Jakarta, Jumat, 13 Desember 2019.

Dalam paparannya, Badar mengatakan penempatan dana di luar negeri merupakan salah satu modus yang kerap digunakan dalam tindak pidana pencucian uang. Akan tetapi, Badar tak menjelaskan lebih lanjut mengenai kepala daerah yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Seorang aparat penegak hukum mengatakan kepala daerah yang dimaksud berasal dari Papua. Ia ditengarai sudah bolak-balik ke luar negeri untuk mencuci uang di rumah judi. Sumber lain menuturkan pejabat ini menghabiskan uang antara Rp 50-100 miliar.

Dilansir dari Tempo, dua nomor telepon Gubernur Papua Lukas Enembe tidak dinagkat saat dihubungi untuk mengkonfirmasi informasi ini.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan sudah mengetahui identitas kepala daerah tersebut. Agus mengatakan sang kepala daerah ini sempat masuk radar lembaga antikorupsi ini karena anak buahnya terlibat kasus di KPK.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta, Papua

wwwwww