Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
13 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
2
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
13 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
3
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
12 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
4
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
5
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
11 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
12 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Saut Minta Jokowi Main Ke KPK, Ngabalin: Tidak Penting!

Saut Minta Jokowi Main Ke KPK, Ngabalin: Tidak Penting!
Rabu, 18 Desember 2019 19:19 WIB
JAKARTA - Keinginan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar Presiden Joko Widodo berkunjung dan menemui pegawai lembaga antirasuah direspons kurang hangat oleh Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Ia menyebut permintaan yang diutarakan Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang itu tidak memiliki urgensi apapun.

"Tidak terlalu penting, tidak terlalu penting," kata Ngabalin kepada wartawan usai mengisi diskusi publik bertajuk 'Pasti Tanpa Korupsi, Peran Penting Dewan Pengawas KPK' di Gado-Gado Boplo, Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Menurut Ngabalin, Presiden Jokowi tak perlu menghadiri acara seremonial yang dinilai justu hanya memangkas waktu kerja sebagai seorang presiden.

"Terlalu banyak acara-acara seremonial, buang-buang waktu. Presiden harus menyisihkan waktu yang banyak untuk bisa ke mana-mana," tandasnya.

Sebelumnya, menjelang purna tugas pimpinan KPK periode 2015-2019, Saut meminta Jokowi main ke kantor KPK menemui pegawai dan berbicara dengan penyidik mengenai kerja pencegahan korupsi ke depan.

"(Pak Jokowi) main-main lah ke KPK. Ngobrol dengan penyidik, terus dengan tim pencegahan yang sudah keliling Indonesia," kata Saut.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik, DKI Jakarta

wwwwww