Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Kapolri Tunjuk Putera Riau Irjen Gatot Jadi Wakapolri

Kapolri Tunjuk Putera Riau Irjen Gatot Jadi Wakapolri
Irjen Gatot Eddy Pramono (batik hijau) saat acara dengan Gubernur Riau, Syamsuar di TMII. (dok. GoNews.co)
Jum'at, 20 Desember 2019 20:55 WIB
JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menunjuk Jendral asal Riau yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto. Mutasi itu dilakukan setelah Komjen Ari Dono memasuki masa pensiun.

Penunjukan Irjen Gatot sebagai Wakapolri sesuai Surat Telegram Nomor: ST/3330/XII/KEP/2019 Tanggal 20 Desember. Surat Telegram itu ditandatangani langsung Jenderal Idham Aziz. Bintang di pundak Irjen Gatot pun bakal bertambah satu setelah resmi dilantik jadi Wakapolri.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mutasi itu merupakan hal alami dalam Polri. Salah satunya untuk promosi dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter.

"Ya benar, TR Wakapolri sudah keluar. Ada juga TR beberapa kapolda. Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," kata Argo, Jumat (20/12).

Kode Promosi dari Kapolri

Penunjukan Irjen Gatot menjadi Wakapolri bukan hal aneh. Mantan Asisten Perencanaan (Asrena) Kapolri itu sebelumnya mendapat sinyal bakal menempati pos di Mabes Polri dari Jenderal Idham Aziz.

Hal dikatakan saat Polda Metro Jaya meluncurkan layanan aplikasi baru seperti E-Drives, Bodycam, Aplikasi Satpam Mantap, dan Aplikasi Help Renakta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12). Inovasi baru ini dipaparkan langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy dengan dihadiri Kapolri Jenderal Idham Azis, Kakorlantas Irjen Istiono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Idham Azis memuji kinerja Irjen Gatot Eddy Pramono yang baru saja merilis aplikasi Polda Metro Jaya yang baru. Jenderal Idham berujar Irjen Gatot sudah pantas naik ke Mabes Polri.

"Saya membayangkan 1 tahun 8 bulan jadi Kapolda saya tidak mampu, Pak Gatot belum setahun sudah bisa melaksanakan. Cuma 1 kata luar biasa, sudah pantas nih ke Mabes Polri," kata Jenderal Idham.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww