Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
MPR RI
14 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
2
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
DPR RI
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
3
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
Ekonomi
8 jam yang lalu
Transjakarta Siap Bayar Upah jika Tuntutan Memiliki Dasar yang Kuat
4
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
DPD RI
11 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
5
Membaca 'Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya'
DPR RI
10 jam yang lalu
Membaca Ancaman Resesi Ekonomi dan Solusinya
6
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
DPR RI
10 jam yang lalu
Soal Bansos Buat Pekerja, Abdul Fikri Faqih Ingatkan Jangan Sampai Timbul Kecemburuan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Kapolri Tunjuk Putera Riau Irjen Gatot Jadi Wakapolri

Kapolri Tunjuk Putera Riau Irjen Gatot Jadi Wakapolri
Irjen Gatot Eddy Pramono (batik hijau) saat acara dengan Gubernur Riau, Syamsuar di TMII. (dok. GoNews.co)
Jum'at, 20 Desember 2019 20:55 WIB
JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menunjuk Jendral asal Riau yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto. Mutasi itu dilakukan setelah Komjen Ari Dono memasuki masa pensiun.

Penunjukan Irjen Gatot sebagai Wakapolri sesuai Surat Telegram Nomor: ST/3330/XII/KEP/2019 Tanggal 20 Desember. Surat Telegram itu ditandatangani langsung Jenderal Idham Aziz. Bintang di pundak Irjen Gatot pun bakal bertambah satu setelah resmi dilantik jadi Wakapolri.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, mutasi itu merupakan hal alami dalam Polri. Salah satunya untuk promosi dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter.

"Ya benar, TR Wakapolri sudah keluar. Ada juga TR beberapa kapolda. Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," kata Argo, Jumat (20/12).

Kode Promosi dari Kapolri

Penunjukan Irjen Gatot menjadi Wakapolri bukan hal aneh. Mantan Asisten Perencanaan (Asrena) Kapolri itu sebelumnya mendapat sinyal bakal menempati pos di Mabes Polri dari Jenderal Idham Aziz.

Hal dikatakan saat Polda Metro Jaya meluncurkan layanan aplikasi baru seperti E-Drives, Bodycam, Aplikasi Satpam Mantap, dan Aplikasi Help Renakta di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/12). Inovasi baru ini dipaparkan langsung Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy dengan dihadiri Kapolri Jenderal Idham Azis, Kakorlantas Irjen Istiono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dalam sambutannya, Kapolri Jenderal Idham Azis memuji kinerja Irjen Gatot Eddy Pramono yang baru saja merilis aplikasi Polda Metro Jaya yang baru. Jenderal Idham berujar Irjen Gatot sudah pantas naik ke Mabes Polri.

"Saya membayangkan 1 tahun 8 bulan jadi Kapolda saya tidak mampu, Pak Gatot belum setahun sudah bisa melaksanakan. Cuma 1 kata luar biasa, sudah pantas nih ke Mabes Polri," kata Jenderal Idham.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Merdeka.com
Kategori:DKI Jakarta, Pemerintahan, Peristiwa

wwwwww