Saat Sang Ibu Cari Rumput, Bapak Ini Perkosa Anak Tiri Setiap Hari

Saat Sang Ibu Cari Rumput, Bapak Ini Perkosa Anak Tiri Setiap Hari
Jum'at, 20 Desember 2019 21:22 WIB
BLITAR - Seorang bapak di Blitar tega memperkosa anak tirinya setiap habis subuh selama hampir dua bulan. Warga Kecamatan Sutojayan itu melancarkan aksi bejatnya saat sang istri mencari rumput.

Sang istri yang berusia 34 tahun mengetahui perbuatan bejat sang suami dari pengakuan anaknya. Awalnya, ia geram pada anaknya yang makin liar saat bergaul dengan beberapa teman prianya.

Saat ia mencoba memberikan nasihat, justru mendapatkan jawaban yang tak disangka-sangka dari sang anak. Putri semata wayang yang baru berusia 14 tahun itu membentak sambil mengaku telah diperkosa berulang kali oleh ayah tirinya atau suami sang ibu saat ini, SR (54).

Jawaban si anak bak petir menyambar yang kepala sang ibu. Terlebih ketika mengkonfirmasi SR, ia mendapat jawaban yang sama. Tanpa berpikir panjang, sang ibu melaporkan aksi bejat itu ke Polres Blitar.

"Kami menerima laporan ibunya itu pada 27 Nopember lalu. Kemudian kami lakukan serangkaian penyidikan, termasuk visum anaknya," kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Sodik Effendi pada detikcom, Jumat (20/12/2019).

Begitu memperoleh dua alat bukti yang cukup, lanjut Sodik, polisi menangkap SR di rumahnya, Kamis (19/12). Pada penyidik PPA Polres Blitar, SR mengaku memperkosa anak tirinya sejak September lalu. Kemudian aksi bejat itu berulang kali dilakukan setiap habis subuh.

"Nyaris hampir tiap hari ketika istrinya keluar rumah mencari rumput pagi hari. Pelaku langsung pindah kamar dan menggauli anaknya," imbuhnya.

Di bawah ancaman bapak tiri, siswi kelas 1 SMP ini tak berkutik menjadi budak nafsu selama hampir dua bulan. Sebagai bentuk protes pada aksi bejat tersebut, si anak bergaul bebas dengan beberapa teman cowoknya. Korban kerap pulang malam dengan diantar cowok berbeda-beda tiap harinya.

"Pelaku sudah kami tahan. Kami akan terapkan Pasal 81 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Ancaman hukumannya di atas 15 tahun penjara," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:DETIK.COM
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Jawa Timur

wwwwww