Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
15 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Polisi Jelaskan Penembakan terhadap Bandar Ekstasi di Kemayoran

Polisi Jelaskan Penembakan terhadap Bandar Ekstasi di Kemayoran
Ilustrasi: Ist.
Sabtu, 28 Desember 2019 13:19 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati seorang bandar ekstasi di Kemayoran karena berusaha merebut senjata petugas.

Dalam keterangan persnya, Sabtu (28/12/2019), Wakil Direktur Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana menjelaskan, sebelum ditembak bandar bernama Herry Ignatius itu ditangkap terlebih dahulu di Jl Angkasa Raya 1, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis (26/12/2019) lalu.

Herry yang ditangkap saat mengemudikan sepeda motor Yamaha Mio itu kemudian digeledah petugas.

Polisi berhasil mengamankan 12 bungkus pil warna hijau berlogo Banteng diduga ekstasi sebanyak 1.200 butir, dan 6 bungkus pil warna oranye berlogo 'WB' diduga ekstasi sebanyak 600 butir, kala itu.

"Hasil interogasi diketahui bahwa tersangka Herry masih menyimpan barang bukti ekstasi di Rusun Kemayoran tahap 3 Jakarta Pusat. Kemudian petugas meminta tersangka Herry untuk menunjukan barang bukti tersebut," katanya.

Kemudian tim bersama tersangka Herry bergerak menuju Rusun Kemayoran tahap 3 Jakarta Pusat dan menemukan barang bukti berupa: 1 buah lampu tempel di dalamnya terdapat 1plastik klip berisikan narkotika jenis pil ekstasi warna oren sebanyak 100 butir, 1 buah mobil mainan di dalamnya terdapat 1 plastik klip berisikan narkotika jenis ekstasi warna hijau sebanyak 100 butir.

Kepada polisi, Herry mengaku mendapatkan perintah dari seseorang berinisial KN di Mangga Besar, Jakarta Barat. Namun, ketika hendak dikembangkan, tersangka melakukan perlawanan.

Sapta menyebut, tersangka hendak merebus senjata polisi dan melarikan diri. Polisi kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka.

Ekstasi tersebut, kata Sapta, "siap diedarkan menjelang malam tahun baru,".***

wwwwww