Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
21 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
20 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
3
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
4
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
21 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
5
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
6
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Olahraga
18 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Hari ke-2 di Aceh, LaNyalla Ziarah ke Makam Ulama Syiah Kuala

Hari ke-2 di Aceh, LaNyalla Ziarah ke Makam Ulama Syiah Kuala
Jum'at, 03 Januari 2020 23:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BANDA ACEH - Kunjungan hari kedua Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti di Tanah Rencong diawali dengan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

LaNyalla yang ditemani Senator asal Aceh, Abdulah Puteh dan Muhammad Fadhil Rahmi serta Senator asal Lampung Bustami Zainudin dan Ahmad Bastian, tiba di masjid termegah di Banda Aceh itu sekitar pukul 04.45 WIB, Jumat (3/1/2020). Rombongan diterima langsung oleh Imam Besar Prof. Dr. Tgk. H. Azman Ismail.

Usai melaksanakan ibadah salat subuh berjamaah, LaNyalla langsung bertolak ke lokasi makam ulama besar Aceh, Syeikh Abdurrauf bin Ali Alfansuri atau dikenal dengan nama Syiah Kuala, di kawasan Gampong Dayah Raya, Banda Aceh. Syiah Kuala diketahui lahir pada tahun 1591 atau tahun 1001 hijriyah, dan wafat pada tahun 1696 atau 1106 hijriyah. Almarhum dikenal menjabat sebagai kadhi malikul adil pada masa Kerajaan Aceh Darussalam pada masa pemerintahan para Ratu.

Menariknya, salah satu penjaga makam itu, Abdul Wahid (65) adalah salah satu korban tsunami yang selamat, meski terseret arus laut sejauh dua kilometer dari tempat tinggalnya yang tak jauh dari komplek pemakaman di tepi pantai tersebut. Komplek pemakaman itu juga tak mengalami kerusakan yang berarti ketika bencana dashyat itu terjadi. "Ya saya dulu terseret ombak sampai dua kilometer, tapi Allah masih berkehendak saya hidup," tutur Wahid, usai memimpin ziarah rombongan Ketua DPD RI.

Usai berziarah, sekitar pukul 07.45 LaNyalla menghadiri undangan jamuan makan pagi di kediaman tokoh Aceh yang juga mantan pimpinan DPR Aceh, H Sulaeman Abda, di Rumoh Aceh Tibang. Tampak hadir pula sejumlah tokoh multi latar, mulai dari politisi hingga akademisi dan ulama. Dalam kesempatan itu, LaNyalla menyampaikan bahwa kehadirannya ke Aceh adalah untuk melihat dan mendengar secara langsung aspirasi masyarakat dan pemerintah Aceh.

Sebelum shalat Jumat, LaNyalla beserta rombongan menuju Masjid Syuhada, Lam Gugob, Banda Aceh untuk menghadiri pernikahan putri sahabatnya, yang juga Tokoh Masyarakat Aceh, H. Firmandez. LaNyalla bersama Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjadi saksi di akad nikah tersebut. Senator asal Aceh, Muhammad Fadhil Rahmi juga diminta oleh tuan rumah untuk membacakan doa penutup dalam prosesi yang dihadiri ratusan undangan tersebut.***


wwwwww