Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Kunjungi SD Terdampak Banjir, Nadiem Pastikan Sekolah Lain Tetap Dapat Bantuan

Kunjungi SD Terdampak Banjir, Nadiem Pastikan Sekolah Lain Tetap Dapat Bantuan
Foto: poskota
Senin, 06 Januari 2020 21:30 WIB
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim, mengunjungi SDN Ciri Mekar 2 Cibinong, Bogor pada Senin (6/1/2020). Ini adalah salah satu Sekolah Dasar yang terdampak banjir 1 Januari 2020.

100 paket bantuan sekolah, satu unit tenda kelas darurat, 600 buku modul belajar mandiri, 150 buku materi essensial dan 1.800 buku cerita, paket sembako dan tunjangan khusus untuk guru-guru di SDN Ciri Mekar 2, menjadi buah tangan Nadiem dan rombongan dalam kunjungan ini.

Kunjungan ini, kata Nadiem, diharap bisa menjaga "semangat" para siswa terdampak.

Soal tunjangan khusus untuk guru-guru di sekolah yang terdampak, kata Nadiem, "diberikan agar mereka bisa beradaptasi dengan kondisi saat ini,". Rencananya, tunjangan khusus akan berlangsung selama 3 bulan.

Terkait bencana yang melanda Indonesia saat ini, Menteri Nadiem mengatakan, kementerian Pendidikan Nasional bersama kementerian dan lembaga lainnya dan pemerintah daerah, jajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan kordinasi pasca kejadian bencana alam banjir bandang dan longsor.

"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah agar bangunan sekolah dan sarana prasaran insfrastrukturnya yang rusak bisa segera diperbaiki," papar Nadiem sambil menambahkan, pihaknya juga sudah mengunjungi beberapa daerah lain terkait bangunan sekolah yang rusak.

Untuk daerah terdampak bencana alam yang belum ia datangi, Nadiem menjamin, bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan tersalurkan kepada para korban.

"Yang terpenting bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tersalurkan kepada para korban, bukan saya datang ke lokasi bencana alam atau tidak. Saya jamin bantuan itu diterima para korban bencana alam. Kami juga ada batuan rehabilitasi sekolah tapi itu untuk daerah tertinggal, terluar atau yang berada di wilayah perbatasan dengan negara lain," tegas Menteri Nadiem.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Poskota.id
Kategori:Badminton, Olympic, Umum, Voli, Lingkungan, DKI Jakarta
wwwwww