Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
Lingkungan
13 jam yang lalu
Instiawati Ayus dan YIRA Kebut Perhutanan Sosial Riau
2
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
Hukum
5 jam yang lalu
Soal Isu Terduga Pemalsuan SNI, Pengusaha Kimin Tanoto Merasa Disudutkan Media
3
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Rencananya, Angkatan Ke-IV Kartu Prakerja Dimulai Akhir Juli 2020
4
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
Ekonomi
10 jam yang lalu
Harga Emas Naik Seiring Dorongan Meredam Kejatuhan Ekonomi lantaran Pandemi
5
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ekonomi
11 jam yang lalu
Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
6
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Dunia Berubah, Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri Kuasai Teknologi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bercerai, Pasangan Suami Isteri Ini Sepakat Hancurin Rumah

Bercerai, Pasangan Suami Isteri Ini Sepakat Hancurin Rumah
Senin, 13 Januari 2020 19:44 WIB
SURABAYA - Sebuah video perlihatkan rumah di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek dihancurkan menggunakan alat berat menjadi viral di Facebook.

Pasangan suami istri (pasutri) Slamet (39) dan Sulis (31) itu sepakat membongkar total rumah karena tengah masuk proses perceraian pada Jumat (3/1/2020).

Kepala Desa Tasikmadu, Handoyo membenarkan jika pasangan itu sepakat setelah pihaknya telah berupaya melakukan mediasi terhadap pasangan tersebut.

"Mereka menandatangani surat kesepakatan yang salah satu poinnya menyatakan rumah yang sudah dibangun akan dibongkar total," ujarnya, Sabtu (4/1/2020).

Kejadian ini bermula saat istri yang pernah bekerja sebagai TKW di Malaysia, tiba tiba mengunggat cerai suaminya.

Penggugat beralasan mereka sudah tidak cocok lagi. Namun dua kali menjalani mediasi penggugat bersikukuh tetap meminta cerai. "Kita sudah melakukan upaya mediasi namun istri tetap bersikukuh minta cerai," ujarnya.

Suami kemudian meminta bagian dari rumah yang menjadi harta gono gini tersebut. Rumah tersebut dibangun di atas tanah milik istri, namun sang suami juga ikut menyumbang biaya pembangunan.

Awalnya suami meminta ganti rugi sebesar Rp 200 juta yang kemudian ditawar Rp 40 juta oleh istrinya.

Karena tidak menemui kesepakatan, suami kemudian meminta bangunan rumah tersebut dibongkar total. Permintaan itu disetujui oleh istrinya. "Suami beralasan jika rumah itu ditempati oleh istrinya dengan lelaki lain akan menimbulkan rasa sakit hati, maka lebih baik dibongkar," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Jatimnow.com
Kategori:Jawa Timur, Peristiwa, Umum, GoNews Group

wwwwww