Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
21 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
20 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
22 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
18 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
5
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
21 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
6
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
18 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Home  /  Berita  /  Badminton

Bercerai, Pasangan Suami Isteri Ini Sepakat Hancurin Rumah

Bercerai, Pasangan Suami Isteri Ini Sepakat Hancurin Rumah
Senin, 13 Januari 2020 19:44 WIB
SURABAYA - Sebuah video perlihatkan rumah di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek dihancurkan menggunakan alat berat menjadi viral di Facebook.

Pasangan suami istri (pasutri) Slamet (39) dan Sulis (31) itu sepakat membongkar total rumah karena tengah masuk proses perceraian pada Jumat (3/1/2020).

Kepala Desa Tasikmadu, Handoyo membenarkan jika pasangan itu sepakat setelah pihaknya telah berupaya melakukan mediasi terhadap pasangan tersebut.

"Mereka menandatangani surat kesepakatan yang salah satu poinnya menyatakan rumah yang sudah dibangun akan dibongkar total," ujarnya, Sabtu (4/1/2020).

Kejadian ini bermula saat istri yang pernah bekerja sebagai TKW di Malaysia, tiba tiba mengunggat cerai suaminya.

Penggugat beralasan mereka sudah tidak cocok lagi. Namun dua kali menjalani mediasi penggugat bersikukuh tetap meminta cerai. "Kita sudah melakukan upaya mediasi namun istri tetap bersikukuh minta cerai," ujarnya.

Suami kemudian meminta bagian dari rumah yang menjadi harta gono gini tersebut. Rumah tersebut dibangun di atas tanah milik istri, namun sang suami juga ikut menyumbang biaya pembangunan.

Awalnya suami meminta ganti rugi sebesar Rp 200 juta yang kemudian ditawar Rp 40 juta oleh istrinya.

Karena tidak menemui kesepakatan, suami kemudian meminta bangunan rumah tersebut dibongkar total. Permintaan itu disetujui oleh istrinya. "Suami beralasan jika rumah itu ditempati oleh istrinya dengan lelaki lain akan menimbulkan rasa sakit hati, maka lebih baik dibongkar," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Jatimnow.com
Kategori:Jawa Timur, Olympic, PON, Badminton
wwwwww