Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
4 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Riau

Baru Dibangun dengan Anggaran Rp375 Juta, Sudah Ada Titik Hitam Pada Videotrone Telukkuantan

Baru Dibangun dengan Anggaran Rp375 Juta, Sudah Ada Titik Hitam Pada Videotrone Telukkuantan
Videotrone yang dibangun Pemkab Kuansing pada tahun 2019 dengan anggaran Rp375 juta, tampak ada titik hitam di tenga layar. (foto: Sandi).
Rabu, 22 Januari 2020 20:58 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau membangun videotrone di Taman Jalur Telukkuantan. Melalui APBD 2019, videotrone tersebut menghabiskan anggaran Rp375 juta.

Kini, ada bintik hitam pada videotrone tersebut. Dari pantauan GoRiau.com, adanya bintik hitam di tengah layar videotrone sudah berlangsung sekitar dua minggu terakhir. Samsir Alam, Kadis Kominfoss Kuansing menegaskan tidak ada kerusakan pada videotrone tersebut. Adanya bintik hitam pada layar videotrone adalah hal biasa. "Tak ada rusak. Kemaren ditukar-tukar filenya. Itu bisa diapakan, teknisi sedang di rengat," ujar Samsir Alam saat dikonfirmasi, Rabu (22/1/2020) di Telukkuantan. Dikatakan Samsir, videotrone tersebut sama dengan televisi, dimana kadang muncul titik hitam. Namun, hal tersebut tidak masalah. "Itu bisa diapakan oleh teknisi, videotrone ini sama dengan Tv kita, kadang kabur, kadang setitik, tidak permanen. Pokoknya bisa diapakan itu," papar Samsir berulang-ulang kali. "Bisa dihilangkan," tambah Samsir ketika ditanya maksud 'diapakan'tersebut. Mendengar adanya titik hitam tersebut, Samsir langsung meninjau keberadaan videotrone tersebut. "Saya sudah lihat, itu tidak rusak. Itu bayangan-bayangan, tak ada sinyal. Sama dengan bintik-bintik di Tv, kan biasa tu," ujar Samsir.***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww