Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Tidak Terima Dituduh, Kontraktor Revitalisasi Monas Tantang PSI

Tidak Terima Dituduh, Kontraktor Revitalisasi Monas Tantang PSI
Jum'at, 24 Januari 2020 14:26 WIB
JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menuding asal-usul kontraktor proyek revitalisasi Monumen Nasional yang digarap oleh PT Bahana Prima tidak jelas.

Mereka menilai alamat Kantor PT Bahana Prima tidak jelas, lantaran berada di sebuah gang di kawasan permukiman.

Bahkan, mereka mengaku menemukan PT Bahana Prima menyewa kantor virtual yang berlokasi di Jalan Nusa Indah No. 33, Ciracas, Jakarta Timur sesuai dengan alamat yang tercantum di website lpse.jakarta.go.id.

Terkait hal ini Dirut PT Bahana Prima, Nurdin Shaleh pun angkat bicara. Dia membenarkan bahwa lokasi kantor yang menjadi viral tersebut.

Namun, sambungnya, itu hanyalah merupakan kantor virtual office yang disewa, sedangkan untuk kantor operasional resmi PT. Bahana Prima berada di Jalan Cempaka Putih, Nomor 160.

"Kantor kami itu bukan milik perusahaan kami sendiri tapi banyak perusahaan yang berdomisili di tempat itu, di Nusa Indah. Nah di sana kaitannya dengan administrasi, surat-surat memang lewat virtual office," jelasnya saat memberikan konferensi pers di Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Tak terima dituduh kontraktor tidak jelas, Nurdin balas menantang PSI. Dia meminta kader besutan Grace Natalie melakukan pengecekan mengenai legalitas perusahaannya.

"Untuk legalitas perusahaan kami, boleh dicek di instansi terkait bahwa legalitas kami ini benar sesuai aturan, di dalam badan-badan usaha," katanya.

Lebih dalam, Nurdin menjelaskan, PT Bahana Prima tidak seperti kontraktor lain bergerak di bidang pembangunan gedung, melainkan bergerak di bidang konstruksi spesialis.

"Di BUMN tidak ada perusahaan jasa spesialis, makanya ada pertanyaan mengapa dimenangkan perusahaan bahana prima? Jawabannya karena perusahaan kami ini spesialis," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Badminton, Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww