Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Bantu Korban Banjir, Bamsoet: Saatnya Pemimpin Tunjukkan Aksi Nyata, Bukan Retorika

Bantu Korban Banjir, Bamsoet: Saatnya Pemimpin Tunjukkan Aksi Nyata, Bukan Retorika
Senin, 27 Januari 2020 12:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kembali menyalurkan bantuan sosial kepada saudara-saudara yang terkena musibah banjir di Kelurahan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok, peralatan sekolah, tandu dan perahu karet.

"Ironis memang. DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, yang sebenarnya sudah memiliki masterplan banjir sejak tahun 1973, hingga kini belum bisa terbebas atau minimal mengurangi dampak banjir. Penyebabnya tak lain karena tidak adanya eksekusi dari kepala daerah. Sebagaimana yang juga menjadi kelemahan kita bersama, bagus direncana lemah dieksekusi. Kedepannya tak boleh lagi ada rencana yang tak dijalankan," ujar Bamsoet usai memberikan bantuan sosial, di Jakarta, Sabtu (25/1/20).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI mengingatkan, di DKI Jakarta ini ada 14 sungai yang harus dikeruk dan dilebarkan. Baik itu melalui skema naturalisasi, normalisasi ataupun revilatisasi. 

"Yang terpenting jangan stagnanisasi. Rakyat membutuhkan aksi nyata dari segenap pemangku kepentingan di DKI Jakarta. Sudah cukup semua beretorika, saatnya para pemimpin menunjukan aksi nyata," tandas Bamsoet 

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap dengan menunjukan aksi nyata dari segenap pemimpin bangsa, bisa mengobati luka sosial masyarakat DKI yang menjadi korban banjir. Penanganannya memang tak hanya oleh pemerintah daerah dan pusat saja, butuh kerjasama dengan pemerintah daerah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pun demikian kontribusi masysrakat yang tak kalah pentingnya.

"Sudah cukup derita yang ditanggung rakyat akibat kondisi ekonomi. Jangan ditambah lagi dengan musibah akibat kelalaian dari pemimpin. Mari kita rawat setiap jengkal tanah air kita, sebagai wujud syulur kepad Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Bamsoet.***

wwwwww