Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
16 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
18 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
24 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
21 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Peristiwa
19 jam yang lalu
Detik-detik Jenazah PDP Corona di Sumsel Jatuh Saat akan Dikuburkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bantu Korban Banjir, Bamsoet: Saatnya Pemimpin Tunjukkan Aksi Nyata, Bukan Retorika

Bantu Korban Banjir, Bamsoet: Saatnya Pemimpin Tunjukkan Aksi Nyata, Bukan Retorika
Senin, 27 Januari 2020 12:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kembali menyalurkan bantuan sosial kepada saudara-saudara yang terkena musibah banjir di Kelurahan Cililitan Kecil, Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok, peralatan sekolah, tandu dan perahu karet.

"Ironis memang. DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, yang sebenarnya sudah memiliki masterplan banjir sejak tahun 1973, hingga kini belum bisa terbebas atau minimal mengurangi dampak banjir. Penyebabnya tak lain karena tidak adanya eksekusi dari kepala daerah. Sebagaimana yang juga menjadi kelemahan kita bersama, bagus direncana lemah dieksekusi. Kedepannya tak boleh lagi ada rencana yang tak dijalankan," ujar Bamsoet usai memberikan bantuan sosial, di Jakarta, Sabtu (25/1/20).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI mengingatkan, di DKI Jakarta ini ada 14 sungai yang harus dikeruk dan dilebarkan. Baik itu melalui skema naturalisasi, normalisasi ataupun revilatisasi. 

"Yang terpenting jangan stagnanisasi. Rakyat membutuhkan aksi nyata dari segenap pemangku kepentingan di DKI Jakarta. Sudah cukup semua beretorika, saatnya para pemimpin menunjukan aksi nyata," tandas Bamsoet 

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini berharap dengan menunjukan aksi nyata dari segenap pemimpin bangsa, bisa mengobati luka sosial masyarakat DKI yang menjadi korban banjir. Penanganannya memang tak hanya oleh pemerintah daerah dan pusat saja, butuh kerjasama dengan pemerintah daerah sekitar seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Pun demikian kontribusi masysrakat yang tak kalah pentingnya.

"Sudah cukup derita yang ditanggung rakyat akibat kondisi ekonomi. Jangan ditambah lagi dengan musibah akibat kelalaian dari pemimpin. Mari kita rawat setiap jengkal tanah air kita, sebagai wujud syulur kepad Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Bamsoet.***


wwwwww