Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
10 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
5 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
4 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Riau

Nilai Investasi Pabrik CPO di Kawasan Industri Tenayan Capai Rp28 Triliun

Nilai Investasi Pabrik CPO di Kawasan Industri Tenayan Capai Rp28 Triliun
Ilustrasi.
Senin, 27 Januari 2020 17:00 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Sebuah pabrik crude palm oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah dengan nilai investasi Rp28 triliun nantinya akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan (KIT) di Pekanbaru, Riau. Apa lagi KIT telah ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional oleh pemerintah pusat.

"Pabrik CPO itu akan membuka lapangan kerja bagi 155.000 orang. Nilai investasi untuk pembangunan pabrik CPO ini sebesar Rp28 triliun," kata Walikota Pekanbaru, Firdaus di Pekanbaru, pada Senin (27/1/2020).

Sebagaimana diinstruksikan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kota mesti aktif menindaklanjuti kawasan ini.

"Makanya, kami bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah menggelar agenda dalam rangka mengamankan kawasan-kawasan pembangunan strategis nasional. Jadi tidak hanya kawasan industri saja," ucapnya.

Pembangunan strategis lainnya adalah Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Pekanbaru-Dumai, Pekanbaru-Jambi, Jalan Kereta Api, dan perpanjangan landasan pacu Bandara Sultan Syarif Kasim II. Diharapkan, semua proyek strategis itu dapat berjalan lancar.

"Kami bersama jajaran Forkompimda termasuk pengadilan bertekad melaksanakan amanah dari pimpinan pusat masing-masing agar kita bersinergi dalam akselerasi pembangunan di Pekanbaru," ujarnya. ***

Kategori:Ekonomi, Riau, Voli
wwwwww