Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Sediakan 2 Ruangan Isolasi Khusus Pasien Terinfeksi Virus Corona Wuhan

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Sediakan 2 Ruangan Isolasi Khusus Pasien Terinfeksi Virus Corona Wuhan
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. (foto: internet)
Senin, 27 Januari 2020 12:09 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad melakukan antisipasi terhadap orang yang terinfeksi virus corona dari Tiongkok, dengan menyediakan dua ruangan isolasi. Meskipun sejauh ini, virus yang mewabah di Tiongkok ini belum ada terdeteksi masuk ke Provinsi Riau, namun upaya pencegahan dan antisipasi sudah dilakukan.

Direktur RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi mengatakan, bahwa pihaknya juga telah menunjuk tim dokter yang akan menangani pasien khusus terinfeksi virus corona, selain ruang isolasi khusus.

"Ketua Tim SIAGA Penyakit Infeksi Emerging dipimpin langsung dr Indra Yovie SpP(K). Nantinya, beliau yang menangani pasien yang terinfeksi virus tersebut," kata dr Nuzelly kepada GoRiau.com, Senin (27/1/2020).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliana Nazir menghimbau kepada masyarakat Provinsi Riau agar tidak panik menanggapi isu virus corona atau novel coronavirus (nCoV) dari Kota Wuhan, Tiongkok.

Ia juga memberikan pemahaman, bahwa virus corona ini merupakan pneumonia yang merupakan infeksi atau peradangan akut pada jaringan paru yang disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, seperti bakteri, virus, parasit, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik paru.

"Gejala yang muncul pada pneumonia ini diantaranya demam, lemas, batuk kering dan sesak sekaligus sulit bernafas. Dan beberapa kondisi sering ditemukan pada orang yang lanjut usia, atau memiliki penyakit penyerta lain," ungkap Mimi.

Mimi mengharapkan supaya masyarakat tetap waspada kalau mengalami demam, batuk disertai kesulitan bernafas dan segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat, selalu menjaga kebersihan kepada tangan secara rutin terutama saat memegang mulut, hidung dan mata.

"Seterusnya, menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, ketika memiliki gejala saluran napas gunakan masker dan segera berobat kelayanan kesehatan terdekat, hindari menyentuh hewan atau burung, hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup," ulasnya.

Sejumlah negara telah mengkonfirmasi bahwa sebaran virus Corona telah sampai dan menyerang orang-orang di negaranya. Terkini, Singapura yang menyatakan bahwa serangan virus mematikan itu sudah masuk ke negaranya.

Jalur masuk wisatawan dibatasi, terumata mereka yang melancong dari China. Sejumlah negara lainnya juga sudah terpapar virus ini, diantaranya, Amerika Serikat (AS), Jepang, Thailand, Australia, dan Korea Selatan. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww