Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Riau

Coba Serang Petugas Pakai Bom Pipa, Seorang Teroris Jaringan Jama'ah Ansharut Daulah Tewas Ditembak Polisi di Pelalawan

Coba Serang Petugas Pakai Bom Pipa, Seorang Teroris Jaringan Jamaah Ansharut Daulah Tewas Ditembak Polisi di Pelalawan
Ilustrasi. (net)
Kamis, 06 Februari 2020 23:07 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU- Tim Densus 88 Anti Teror dibackup Polda Riau menembak seorang pria berinisial WF yang merupakan jaringan teroris asal Provinsi Jambi, di Sungai Kampar, Kecamatan Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (6/2/2020) sore.

Penembakan itu dibenarkan oleh Kapolres Pelalawan, AKBP Hasyim Risahondua. Ia mengatakan, tim terpaksa menembak WF karena menyerang petugas kepolisian dengan bom pipa.

"Iya benar, kejadiannya tadi sore sekitar pukul 15.00 WIB diatas kapal tug boat Sungai Kampar, Kecamatan Pelalawan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku karena menyerang petugas menggunakan bom pipa," terang Hasyim kepada GoRiau.com, Kamis malam.

Kemudian Hasyim menuturkan, setelah menerima timah panas dari petugas, WF langsung meninggal di tempat.

''Jadi pelaku ini jaringan teroris dari Jambi yang berma Jama'ah Ansharut Daulah,'' tutur Hasyim.

Saat ini pelaku sudah dibawa ke rumah sakit dan petugas tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait keberadaan teroris tersebut. ***

Kategori:Beladiri, Riau, Olympic
wwwwww