Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

Indonesia Tertinggal 0-1 dari Jepang

Indonesia Tertinggal 0-1 dari Jepang
Jum'at, 14 Februari 2020 22:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Gregoria Mariska Tunjung belum berhasil menyumbang angka bagi tim putri Indonesia dalam duel melawan Akane Yamaguchi di babak perempat final Badminton Asian Team Championships 2020. Tim Jepang sementara unggul 1-0 atas Indonesia setelah Yamaguchi menang dengan skor 21-9, 21-15 dalam pertandingan di Rizal Memorial Stadium Manila, Filipina, Jumat (14/2/2020).

Turun di partai pertama, Gregoria bermain di bawah performa terbaiknya. Di awal game, ia tertinggal jauh dan sulit untuk mengejar Yamaguchi. Kesalahan beruntun dilakukan Greogria sehingga angka Yamaguchi terus bertambah dengan mudah.

Di game kedua, Gregoria mulai bangkit, ia bahkan sempat memimpin perolehan skor hingga 13-11, kedua pemain terus berkejaran ngka hingga kedudukan 15-15. Namun Gregoria seolah kehilangan kendali, ia tak dapat mengontrol permainan dan Yamaguchi kembali merebut kemenangan di game kedua.

"Saya tidak menyangka akan kalah seperti ini, karena di dua pertemuan sebelumnya kan ramai. Saya tahu lawan lebih unggul, kalaupun kalah, tidak seperti ini, harus ada perlawanan yang lebih. Kesalahan fatal saya di game pertama, terlalu jauh untuk saya mengejar," kata Gregoria kepada Badmintonindonesia.org.

"Sebetulnya ini tidak boleh terjadi, di game pertama, saya lambat membaca permainan lawan dan bagaimana dia mendapat poin dari saya. Padahal saya sudah sering ketemu dia dan sebelumnya ramai, dia hanya menunggu saya menyerang dan saya membuat kesalahan sendiri, seperti meladeni permainan saya saja," imbuh Gregoria. ***

wwwwww