Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
14 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
18 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
13 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
20 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
19 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Badminton
Badminton Asian Team Championships 2020

Greysia/Apriyani Belum Berhasil Taklukkan Fukushima/Hirota

Greysia/Apriyani Belum Berhasil Taklukkan Fukushima/Hirota
Jum'at, 14 Februari 2020 22:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Tim Bulutangkis putri Indonesia sementara belum meraih angka kemenangan hingga partai kedua perempat final Badminton Asian Team Championships 2020 melawan Jepang. Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu dihadang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota dalam dua game langsung dengan skor 19-21, 15-21.

Pertarungan kedua ganda putri ini berlangsung cukup sengit. Keduanya terus berkejaran angka hingga 19-20. Serangan demi serangan yang terus dilancarkan Fukushima/Hirota membelah pertahanan Greysia/Apriyani, game pertama pun menjadi milik ganda Jepang.

Pada game kedua, Greysia/Apriyani yang tertinggal jauh 3-8, perlahan mengejar ketertinggalan dan balik memimpin di interval game hingga 11-10. Reli-reli panjang terjadi selama game kedua, Fukushima/Hirota yang bermain lebih agresif, menutup peluang Greysia/Apriyani di game kedua.

“Pastinya kami mau menyumbang angka untuk mempermudah jalan tim, itu sudah pasti, otomatis jadi keinginan kami untuk menang. Tapi lawan yang kami hadapi tidak mudah, kami harus banyak perbaikan lagi,” kata Greysia kepada Badmintonindonesia.org.

“Kalau lawan mereka, lengah sedikit langsung habis. Mereka lebih konsisten di lapangan, dari awal sampai akhir bisa stabil,” tutur Apriyani usai pertandingan. ***

wwwwww