Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Komite II DPD RI Dorong Kemenhub Selesaikan Program Kerja Prioritas 2020

Komite II DPD RI Dorong Kemenhub Selesaikan Program Kerja Prioritas 2020
Rabu, 19 Februari 2020 19:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Komite II DPD RI dorong Kementerian Perhubungan fokus menyelesaikan Program Kerja Prioritas Tahun 2020. Salah satu agenda prioritas tersebut adalah mengembangkan dukungan kepada destinasi pariwisata super prioritas.

Hal itu tertuang dalam Rapat Kerja Komite II DPD RI dengan Menteri Perhubungan RI membahas Program Kerja Kementerian Perhubungan Tahun 2020, di Ruang Rapat Komite II DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu, (19/2).

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin pada kesempatan tersebut mengapresiasi program Kementerian Perhubungan yang mempunyai peranan penting dan menjadi andalan dalam mendukung program Presiden Joko Widodo salah satunya mendukung untuk terwujudnya destinasi wisata super prioritas.

“Program pemerintahan terdepan saat ini adalah membangun infrastruktur dan konektivitas, kementerian ini mempunyai peranan penting yang menjadi salah satu andalan Presiden Joko Widodo. Salah satu indikator program dari eksekutif sampai eksekusi bisa berhasil kalau ada dukungan politik, salah satunya dari DPD RI, saya kira tepat jika kementerian menggandeng para senator daerah untuk mensosialisasikan program kerjanya sampai ke tingkat bawah di daerah,” ujar Sultan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai menyoroti Program Prioritas Kementerian Perhubungan yang harus selesai dalam waktu dekat, yaitu persiapan dalam mendukung peyelenggaran PON XX Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Papua.

“Penyelenggaraan PON tahun 2020 di Papua harus menjadi perhatian serius, rencananya maret nanti Pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI akan meninjau langsung persiapan pelaksanaan PON di sana. Saat ini masih banyak yang belum terselesaikan terutama dukungan akses transportasi yang menghubungkan lokasi-lokasi pertandingan dan wisma atlet juga termasuk akses pengiriman bahan untuk pembangunan, saya kira kementerian harus ngebut untuk mencapai hasil yang terbaik,” ungkap Senator asal Papua tersebut diampingi Wakil Ketua Komite II DPD RI Abdullah Puteh, Bustami Zainudin, dan Hasan Basri.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang hadir pada rapat kerja tersebut memaparkan program kerjanya. Program Kerja Kementerian Perhubungan 2020 sesuai dengan Visi Misi Presiden Joko Widodo dan mendukung rencana kerja pemerintah yaitu dalam pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, Reformasi Birokrasi, mendorong investasi dan tepat dalam penggunaan APBN.

"Sesuai visi misi Presiden, Kementerian Perhubungan mengemban tugas membangun konektivitas aksesibilitas yang menghubungkan sentra-sentra perekonomian daerah, peningkatan layanan transportasi. Kemudian agenda prioritas kita adalah mendukung untuk destinasi pariwisata, kemudian dukungan penyelenggaraan PON Tahun 2020 di Papua, Pengembangan SDM Transportasi, Revitalisasi Terminal Tipe A, dukungan pada daerah perbatasan dan tertinggal, serta memberikan subsidi operasional keperintisan," jelas Budi Karya.***

wwwwww