Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Solok Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak, 63 KK Mengungsi

Solok Dilanda Banjir, Ribuan Warga Terdampak, 63 KK Mengungsi
Wagub Sumbar Nasrul Abit didampingi Wali Kota Solok, Zul Elfian, Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman dan jajajaran TNI meninjau banjir, Selasa (18/2). (foto: BPBD Sumbar/Gatra.com)
Rabu, 19 Februari 2020 18:57 WIB
SOLOK - Tingginya intensitas hujan yang melanda Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Senin (17/2/2020), mengakibatkan Sungai Batang Lembang meluap dan merendam pemukiman warga hingga selutut orang dewasa. Sedikitnya 2.410 jiwa terdampak dan 163 jiwa atau 63 kepala keluarga (KK) diungsikan.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Solok, Fera Zuana, seperti GoSumbar kutip dari Gatra.com, Rabu (19/2/2020) menyebutkan, tingginya instensitas hujan itu, mengakibatkan hampir seluruh kelurahan di dua kecamatan Kota Solok terendam banjir.

Kini luapan Batang Lembang sudah mulai surut, dan hanya beberapa titik ketinggian air masih tergenang.

"Kalau di Kelurahan Pasar Pandan Air Mati warga diungsikan sebanyak 163 jiwa. Petugas sudah mempersiapkan posko pengungsian di depan kantor Adira dan kantor Pos, bahkan masjid," ungkap Fera.

Dari keterangannya, luapan Batang Lembang berdampak banjir di 13 kelurahan yang ada di dua kecamatan Kota Solok. Selain banjir, bencana longsor juga terjadi di Kelurahan Laing dan Kampung Jawa.

Korban terdampak paling banyak di Kelurahan Simpang Rumbio, yakni 155 KK atau 635 Jiwa, dan Keluruhan KTK sebanyak 184 KK atau 502 jiwa.

Sementara sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit turun langsung meninjau ke lokasi banjir di Muaro Paneh. Pihaknya telah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V untuk segera melakukan pembenahan Sungai Batang Lembang tersebut. Baginya, meskipun bertahap, tapi setidaknya ada upaya yang dilakukan.

"Informasi BWS Sumatra V, mereka telah menganggarkan dana untuk normalisasi Sungai Batang lembang, walaupun belum bisa sepenuhnya dikerjakan 2020 ini," kata Nasrul.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Erman Rahman menyebutkan, selain di Muaro Paneh, luapan Sungai Batang Lembang juga dirasakan daerah Solok lainnya. Selain mengevakuasi korban terdampak, pihaknya juga mengirim bantuan dan mendirikan dapur umum untuk kebutuhan logistik di daerah tersebut. (gtr)

Editor:arie rh
Sumber:Gatra.com
Kategori:Badminton, Olympic, Sumatera Barat
wwwwww