Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Badminton

Rangkul Komunitas Motor, MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Melalui Lomba Cerdas Cermat

Rangkul Komunitas Motor, MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar Melalui Lomba Cerdas Cermat
Foto: MPR RI
Sabtu, 22 Februari 2020 16:06 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menegaskan penanaman nilai-nilai Pancasila di semua kelompok masyarakat harus dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. Terlebih, saat ini nilai-nilai Pancasila dirasakan mulai redup di kalangan masyarakat

"Melihat perkembangan saat ini, MPR harus hadir dengan gaya milenial dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI. Salah satunya dengan membuat lomba cerdas cermat Empat Pilar MPR RI yang melibatkan komunitas motor besar, motor kecil dan ojek online," ujar Basarah saat membuka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI yang diadakan Motor Besar Indonesia (MBI) di Gedung MPR RI, Sabtu (22/2/20).

Basarah menuturkan, sosialisasi Empat Pilar MPR RI dengan melibatkan komunitas motor dilakukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, di dalam komunitas motor sebenarnya tumbuh nilai-nilai yang sarat dengan Pancasila.

"Dalam komunitas motor banyak nilai-nilai kesetiakawanan sosial, keseimbangan dan gotong royong. Itu semua adalah nilai-nilai Pancasila yang merupakan falsafah bangsa Indonesia," katanya.

Senada dengan Basarah, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi para anggota komunitas motor besar dan kecil ikut serta dalam lomba cerdas cermat Empat Pilar MPR RI. Ini membuktikan anak motor yang terkesan 'urakan', namun jika disentuh dengan tepat, nasionalisme dan kepedulian mereka terhadap bangsa tak perlu diragukan.

"Urakan hanyalah tampak luar, dan bahkan tak lebih dari stereotipe usang yang sebetulnya sudah sejak lama ditanggalkan para bikers. Bikers masa kini adalah bikers yang cinta terhadap negeri, bikers jaman now adalah bikers yang selalu membuat Indonesia berkilau," tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memandang para bikers tak hanya mengerti tentang gas, rem, kopling, dan oli mesin saja. Ternyata mereka tetap mengikuti dan memahami berbagai permasalahan kebangsaan. Terbukti dari berbagai jawaban yang dilontarkan para bikers dalam menjawab pertanyaan pada lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI.

"Diam-diam, rupanya mereka menghanyutkan. Walaupun sebagian besar dari para bikers ini termasuk golongan menengah dan atas, namun rasa peduli mereka terhadap Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika tetap kuat," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menegaskan, dalam mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI dilakukan tanpa memandang status sosial, suku, agama maupun golongan. Para bikers, sebagaimana juga penikmat hobi lainnya seperti sepeda, badminton, maupun sepakbola, merupakan salah satu kelompok yang harus dirangkul guna mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI.

"MPR RI ingin hadir di setiap lapisan masyarakat, dari mulai kalangan atas, menengah, hingga bawah. Sehingga tidak ada pihak yang ditinggalkan, melainkan seluruh pihak bisa bersinergi saling menguatkan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," tandas Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton
wwwwww