Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
11 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
11 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Badminton

Sesjen MPR Ma'ruf Cahyono, Terpilih jadi Ketua Umum Alumni Fakultas Hukum Unsoed

Sesjen MPR Maruf Cahyono, Terpilih jadi Ketua Umum Alumni Fakultas Hukum Unsoed
Sabtu, 22 Februari 2020 16:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PURWOKERTO - Ma'ruf Cahyono, terpilih sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Hukum (KAFH) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Ma'ruf Cahyono terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) KAFH Unsoed yang berlangsung di Java Heritage Hotel Purwokerto, Sabtu (22/2/2020).

Ketua Panitia Munas KAFH Unsoed Dr. Kartono SH, MH mengungkapkan Munas dihadiri perwakilan dari 35 angkatan (angkatan 1981 hingga angkatan 2015). Setiap angkatan diwakili 3 orang. Dengan jumlah 85 orang yang hadir maka Munas telah memenuhi kuorum. "Munas berjalan dengan musyawarah mufakat menetapkan Dr. Ma'ruf Cahyono sebagai Ketua Umum KAFH Unsoed periode 2020 - 2025," katanya.

Usai terpilih sebagai Ketua KAFH Unsoed, Ma'ruf Cahyono mengungkapkan Munas berjalan sangat dinamis. Namun pada akhirnya jalan yang ditempuh adalah musyawarah mufakat sehingga bisa menghasilkan ketua umum terpilih melalui proses yang sesuai harapan. "Yaitu tidak melalui cara pemungutan suara atau voting. Dan tadi telah disepakati saya sebagai Ketua Umum KAFH Unsoed," ujar almuni FH Unsoed angkatan 1986.

Ma'ruf menilai jabatan yang diemban sebagai Ketua Umum KAFH Unsoed merupakan amanah dari alumni FH Unsoed mulai angkatan 1981 sampai 2015. "Amanah ini harus saya jalankan dengan penuh dedikasi, kesadaran dan penuh tanggungjawab. Untuk menjalankan amanah itu saya tidak bisa sendiri tapi harus dibantu semua alumni lintas angkatan," katanya.

Ma'ruf menambahkan dalam waktu dekat akan menata kembali AD/ART KAFH Unsoed dan menyusun program dan kegiatan selama lima tahun ke depan dalam bentuk rencana strategis KAFH lima tahunan. "Agar dalam lima tahun periode nanti kita mampu melaksanakan program dan kegiatan yang konkrit, nyata, dan bermanfaat untuk kepentingan alumni, almamater, dan lebih luas lagi untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," imbuh Ma'ruf Cahyono yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal MPR RI.

Ma'ruf percaya dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan KAFH Unsoed program dan kegiatan itu bisa dilaksanakan. "Seperti diamanatkan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai panutan Fakultas Hukum Unsoed, yaitu kita ingin mewujudkan misi ke depan agar kita bisa berperan dan berkiprah untuk alumni, almamater, dan masyarakat, bangsa dan negara," katanya lagi.

Ma'ruf menyebutkan dalam periode ke depan ada tantangan-tantangan baru sehingga KAFH Unsoed memerlukan visi misi dan mimpi-mimpi yang baru yaitu visi misi bersama yang akan diwujudkan secara bersama-sama pula. "Kita akan bentuk kepengurusan yang lebih formal, terstruktur dan fungsional sehingga ada pedoman atau guidance. Program dan kegiatan harus nyata dan konkrit, memberi manfaat," tuturnya.

Ma'ruf mencontohkan alumni FH Unsoed yang tersebar di mana pun termasuk di luar negeri dengan berbagai macam profesi akan diberdayakan untuk memberikan kontribusi kepada alumni, almamater, dan masyarakat. "Kita akan menata organisasi lebih dulu kemudian membuat program dan kegiatan yang bermanfaat," pungkasnya.***

wwwwww