Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Badminton

Mendagri Sampaikan DP4 Pilkada 2020 pada Komisi II DPR RI

Mendagri Sampaikan DP4 Pilkada 2020 pada Komisi II DPR RI
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: Puspen)
Kamis, 27 Februari 2020 18:59 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI. Rapat dilakukan di Ruang Rapat Komisi II DPR, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/02/2020).

"Kementerian Dalam Negeri menyerahkan DP4 sebanyak 105.396.460 jiwa terdiri dari laki-laki sebanyak 52.778.939 jiwa dan perempuan sebanyak 52.617.521 jiwa, maka KPU bersama KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota telah dapat memulai tahapan Pilkada Tahun 2020 yang dilaksanakan pada 270 daerah pemilihan, yaitu 9 Pilkada Gubernur, 224 Pilkada Bupati, dan 37 Pilkada Walikota," kata Mendagri.

Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) tersebut bersumber dari Data Kependudukan Kabupaten/Kota yang telah dimutakhirkan melalui konsolidasi pembersihan data di Kementerian Dalam Negeri dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online.

"Dengan perekaman sidik jari dan iris mata bagi semua wajib KTP-el dapat diyakini tidak akan ada pemilih ganda atau memiliki KTP-el ganda. Jika ada dapat dipastikan bahwa KTP-el tersebut adalah palsu. Karena bagi penduduk yang melakukan perekaman lebih dari satu kali secara sistem akan terblokir dan KTP-el tidak akan pernah diterbitkan," tegasnya.

DP4 disusun dengan kriteria WNI berdomisili di wilayah NKRI, berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara atau belum berusia 17 tahun tapi pernah menikah, dan bukan anggota TNI/Polri.

Tak hanya itu, lanjut Mendagri Tito, untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka pelayanan saat hari pelaksanaan Pilkada Serentak.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Puspen
Kategori:Badminton, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww