Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kota Kendari Mencekam, Ratusan Massa Mengamuk Bawa Sajam dan Rusak Sejumlah Mall
2
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
Sepakbola
10 jam yang lalu
Kalahkan Qatar, Shin Tae Yong: Masih Ada Kekurangan
3
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
Politik
23 jam yang lalu
Pilkada 2020: Selain Dukung 150 Calon, Gelora Juga Usung 4 Kadernya
4
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
Pendidikan
20 jam yang lalu
Beragama Hindu, Mahasiswi Kedokteran Ini Sudah Lebih 5 Tahun Berhijab
5
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
MPR RI
22 jam yang lalu
Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
6
Jiwasraya 'Dirampok' dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Jiwasraya Dirampok dan Dikorupsi, Rakyat Harus Bayar 20 Triliun? Yang Bener Saja!
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Gagahnya Pemain PSM Makassar Pakai Baju Adat

Gagahnya Pemain PSM Makassar Pakai Baju Adat
Jum'at, 28 Februari 2020 01:05 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - Penampilan pemain PSM Makassar memang beda pada saat lauching tim di pelataran Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (27/2/2020) malam. Para pemain tim Juku Eja terlihat gagah saat berada di atas panggung dengan mengenakan baju adat Bugis Makassar.

Alunan musik tradisional serta tarian adat menambah meriah suasana pengenalan tim PSM Makassar. Launchng yang sekaligus dirangkaikan peluncuran sponsor Juku Eja disaksikan ribuan suporter.

PSM memperkenalkan total 32 pemain sekaligus dengan nomor punggung yang akan dikenakan. Dari 32 pemain itu, tercatat ada sebelas wajah baru.

CEO PSM, Munafri Arifuddin mengungkapkan, manajemen sengaja menghadirkan nuansa Bugis Makassar untuk membangkitkan semangat tim dan suporter menyambut Shopee Liga 1 2020.

"Hari ini kami hadir dengan pakaian adat, layaknya orang yang akan berperang. Kami ingin memperlihatkan kepada seluruh warga Sulsel bahwa inilah pejuang bola yang tidak akan mempermalukan kota ini. Mereka memang datang dari daerah dan negara berbeda, tapi setelah ada di PSM, tidak ada kata lain selain mengibarkan panji-panji kemenangan," kata Munafri.

Munafri pun berharap dukungan total dari pecinta PSM Makassar. Ia menegaskan agar para suporter jangan segan mengkritik jika memang PSM tampil buruk.

"Berikanlah mereka kritik yang membangun, tapi satu pesan saya jangan menghina mereka. Hargailah keringat dan kerja keras mereka untuk membesarkan PSM," ucap Munafri.  ***


wwwwww