Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
17 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
21 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
17 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
19 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
23 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
15 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Pemerintah Hadir, Mendagri Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Isu Virus Corona

Pemerintah Hadir, Mendagri Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Isu Virus Corona
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Dok. Puspen)
Selasa, 03 Maret 2020 11:08 WIB
MATARAM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan Pemerintah telah mengoptimalkan segala daya tangani Corona. Masyarakat diminta tak panik.

"Kita tahu koordinasi di tingkat Nasional sudah dilakukan oleh Kemenlu, kemudian koordinasi jaringan kesehatan oleh Kemenkes sudah dilakukan, rekan-rekan Kepala Daerah juga telah banyak melakukan langkah-langkah untuk preventif," kata Mendagri usai menghadiri Wisuda Diploma dan Sarjana Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (03/03/2020).

Tindakan preventif cegah Corona itu, kata Mendagri Tito, "terutama memperkuat daya tahan tubuh, itu yang penting, olahraga, karena virus itu yang paling utama ada di sistem daya tahan tubuh, kalau daya tubuh kuat virus juga tidak bisa berkembang,".

Sebagai negara tropis, Mendagri Tito menjelaskan, Indonesia memiliki keuntungan karena memiliki suhu relatif hangat karena dipengaruhi oleh letaknya di garis khatulistiwa.

"Kita beruntung punya negara yang banyak sinar matahari sebagai negara tropis, sering-sering untuk berjemur, terutama di matahari pagi. Kita semua belajar dari dulu, namanya matahari pagi itu banyak mengandung manfaat termasuk vitamin D dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa di suhu-suhu tertentu yang panas dia tidak bisa berkembang, nah keuntungan kita negara yang tropis seperti itu," jelasnya.

Di samping itu, masyarakat juga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi bersumber dari sayuran dan buah, serta vitamin. Tak kalah penting, kata Tito, masyarakat juga harus rutin mencuci tangan dengan sabun secara benar.

"Perlu memperbanyak makanan yang bergizi, vitamin, seperti buah-buahan, sayur-sayuran sehingga daya tahan tubuh betul-betul kuat, olahraga, berjemur di bawah sinar matahari dan kemudian yang tadi, vitamin yang alami adalah vitamin dari buah dan sayur, madu, dan lain-lain. Ini yang peru banyak dikonsumsi, di samping itu metode penyebarannya ini terutama sentuhan langsung dengan penderitanya, rajin-rajin cuci tangan menggunakan sabun atau menggunakan disinfektan, dan masyarakat tidak perlu panik," pesan Mendagri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Badminton, PON, Voli, DKI Jakarta
wwwwww