Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
20 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
15 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
17 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
22 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
13 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Home  /  Berita  /  Badminton

Pria Suspect Corona asal Bekasi Meninggal Dunia di Cianjur

Pria Suspect Corona asal Bekasi Meninggal Dunia di Cianjur
Ilustrasi warga kenakan masker untuk proteksi diri dari Corona, sebelum adanya imbauan dari Kemenkes agar tak kenakan masker jika tak sakit. (Zul/GoNews.co)
Selasa, 03 Maret 2020 11:24 WIB
JAWA BARAT - Pria asal Bekasi yang juga pasien suspect virus Corona meninggal di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, pada Selasa (3/3/2020) sekira pukul 04.00 WIB.

"Meninggal tadi pagi di RSDH, belum sempat dirujuk ke Bandung," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, di Cianjur, Selasa (3/3/2020), dalam lansiran tempo.co.

Menurut Yusman, pasien tidak langsung dirujuk (ke RS Hasan Sadikin, Bandung) lantaran kondisinya terus mengalami penurunan. Oleh karena itu, rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan penanganan medis agar pasien bisa membaik sehingga dapat segera dirujuk ke Bandung.

"Tapi ternyata kondisinya terus menurun, hingga akhirnya meninggal dunia," kata Yusman.

Yusman menambahkan, hingga saat ini rumah sakit belum bisa memastikan apakah pasien tersebut memang positif Corona atau meninggal dunia karena virus tersebut. Namun, mereka sudah mengambil sampel darah untuk uji laboratorium sehingga dapat dipastikan penyebab kematian pasien.

"Untuk virus corona kan masih suspect atau diduga, belum positif Covid-19. Jadi belum bisa dipastikan juga apa penyebab kematiannya. Kami juga sedang koordinasi dengan rumah sakit terkait penyebab kematian pasien. Tapi sampel darah sudah diambil untuk diuji lab," katanya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, Olympic, Badminton
wwwwww