Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
14 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
10 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Ketua Umum PSSI Apresiasi Pelaksanaan

Ketua Umum PSSI Apresiasi Pelaksanaan
Selasa, 10 Maret 2020 19:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi pelaksanaan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020 yang berjalan lancar dan damai hingga pekan pertandingan kedua pada pekan lalu. Apalagi secara jumlah kehadiran penonton sudah melebihi target bila dibandingkan dengan rentang waktu yang sama pada musim sebelumnya.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan usai rapat koordinasi rutin persiapan Piala Dunia U-20 2021 di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2020. Selain Ketua Umum PSSI, juga hadir dalam rakor ini Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Somantri dan Iwan Budianto serta Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.

Secara khusus, Iriawan menyatakan, suasana suporter yang hangat dan penuh persahabatan dalam pertandingan antara Arema Malang menjamu Persib Bandung layak menjadi contoh bagi para pendukung klub-klub lain di Indonesia. “Kami senang, sudah ada upaya para suporter untuk bersama-sama, seperti saat Aremania menyambut kedatangan bobotoh Persib. Bahkan di Malang kita tahu, tuan rumah kalah tapi pertandingan tetap lancar dan suasana penonton tetap damai,” kata pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ ini.

Salah satu visi Iriawa menjadi Ketua Umum PSSI yakni memberdayakan kelompok suporter. Karena itu, ia pun membentuk Divisi Pembinaan Suporter dan Fans Klub di bawah pimpinan Budiman Dalimunthe yang pekan kemarin juga hadir di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Terkait dampak virus corona, Iriawan menegaskan, hingga saat ini belum ada arahan liga berjalan tanpa penonton. “Kita belum ada imbauan ke sana. Untuk Persija menjamu Persebaya kemarin pun sebenarnya kita berharap ada perwakilan suporter Persebaya hadir, berapapun yang mungkin hadir,” katanya.

Untuk pekan ketiga Liga 1 akhir pekan ini, Iriawan menggarisbawahi, selama pemerintah belum mengeluarkan imbauan, maka liga tetap berjalan seperti biasa. “Kami berharap Bhayangkara FC melawan Persija Sabtu nanti di Stadion PTIK tetap berjalan normal. Tapi seandainya tidak, kita akan komunikasikan dengan Direktur LIB apakah misalnya harus berjalan tanpa penonton seperti PSM melawan Kaya FC Filipina di Stadion Madya sore ini,” ungkapnya.

Prinsipnya, Iriawan menyatakan, sebaiknya jadwal pertandingan tidak berubah, karena sekali sebuah jadwal liga bergeser, imbasnya akan panjang berdampak pada banyak hal. “Sangat disayangkan jika Liga 1 yang sudah berjalan tepat waktu, disiapkan secara sistematis, koordinasi dengan keamanan berjalan dengan baik kemudian harus mengalami penundaan,” paparnya.

Iriawan menekankan, Liga 1 musim ini sudah dirancang selesai pada 31 Oktober 2020, sehingga timnas memiliki waktu cukup untuk menjalankan pemusatan latihan menjelang pelaksanaan Piala AFF pada November-Desember mendatang. “Kami ingin mencari jalan yang terbaik untuk jalannya liga ini dapat berlangsung tepat waktu,” tukasnya.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyatakan, patokan keputusan menggelar aktivitas olahraga diambil berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan. “Selanjutnya, keputusan diserahkan kepada cabang olahraga masing-masing. Tentu caborlah yang tahu kondisi di lapangan. Kita tak bisa melarang-larang. Apalagi liga sepakbola ini kan antusiasme dari masyarakat sangat luar biasa. Sejauh ini belum ada kebijakan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton,” kata Zainudin Amali.

Selain Liga 1 2020 yang sudah menggelar 17 pertandingan, Liga 2 2020 rencananya dibuka pada Sabtu 14 Maret 2020 dengan pertandingan pembuka dihelat di Stadion Batakan, Balikpapan mempertemukan tuan rumah Persiba menjamu Kalteng Putra.  ***

wwwwww