Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Igor Bilang Motivasi Tira Terjaga dari Hasil Imbang di Slamen

Igor Bilang Motivasi Tira Terjaga dari Hasil Imbang di Slamen
Rabu, 11 Maret 2020 17:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih PS Tira, Igor Kriushenko mensyukuri hasil imbang tanpa gol di kandang PSS Sleman pada pekan kedua Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Apalagi, PS Tira mengalami kekalahan dari Arema FC di laga pertama.

Igor menyebut keberhasilan membawa pulang satu angka dari Sleman dirasa mampu menjaga motvasi anak asuhnya guna menyongsong laga berikutnya melawan Persita Tangerang akhir pekan ini. 

"Kami tidak mendapat hasil bagus di kandang saat melawan Arema, kami mencoba perbaiki di Sleman dan meraih hasil bagus yang dibutuhkan oleh pemain untuk meningkatkan motivasi mereka," ucap Igor.

Pelatih asal Belarusia itu menyebut laga berjalan ketat karena baik PS Tira maupun PSS sama-sama mencuri kemenangan. Ia bahkan kedapatan melakukan protes kepada wasit ketika Ciro Alves dilanggar Dery Rachman Noor di penghujung laga.

Alhasil Dery memang diganjar kartu kuning kedua lantaran sebelumnya telah mengantungi satu kartu kuning. Namun Igor beranggapan pelanggaran keras itu pantas diberikan kartu merah langsung.

"Kami mencoba meraih kemenangan tapi [PSS] Sleman juga ingin meraih hasil yang sama. Dua tim bertarung ketat, banyak duel, kartu kuning, kartu merah karena mungkin hasil imbang adalah yang terbaik bagi tim kami," jelasnya.

"Dalam opini saya itu seharusnya kartu merah langsung, saya bilang kepada wasit itu tidak bagus jika hanya kartu kuning," pungkas Igor. ***

wwwwww