Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
18 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
5
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
20 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
6
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
20 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Home  /  Berita  /  Badminton
Sepakbola Piala AFC 2020

imbang Lawan FC Kaya Ilo-Ilo, Bojan: Hanya Andalkan Counter Attack

imbang Lawan FC Kaya Ilo-Ilo, Bojan: Hanya Andalkan Counter Attack
Rabu, 11 Maret 2020 16:04 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak mengaku tidak punya banyak pilihan ketika timnya hanya diperkuat 10 pemain saat bermain imbang dengan skor 1-1 melawan klub asal Filipina, FC Kaya Ilo-Ilo pada laga lanjutan penyisihan Grup H Piala AFC zona ASEAN di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (10/3/2020). 

"Kami memulai pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-10, sehingga saya tidak punya banyak pilihan selain harus melakukan counter attack dari awal," kata Bojan Hodak dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Bojan mengaku tidak puas dengan hasil pertandingan melawan pemuncak klasemen Grup H Piala AFC 2020 ini. Meski demikian Bojan tetap optimistis dengan peluang timnya untuk lolos ke fase berikutnya.

Dalam pertandingan itu, PSM memang tak mampu memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah saat menghadapi FC Kaya Ilo-Ilo. Pasalnya, PSM sudah kehilangan pemain sejak menit ke-10. Pemain belakang Dedy Gusmawan harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah akibat dua kali pelanggaran kartu kuning. Namun demikian, meski timpang PSM justru bisa mencuri gol setelah 12 menit berselang.

Osas Saha menerima umpan terobosan yang matang, sebelum berlari sendirian dan melepas bola ke pojok kanan bawah gawang FC Kaya. Unggul satu gol, pemain PSM cukup percaya diri.

Di babak kedua, FC Kaya bermain lebih agresif. Lima menit berjalan, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Penyerang Eric Giganto dengan nyaman menyambut umpan silang dari sayap kanan. Bola hasil sundulannya tak mampu dihadang kiper PSM, Hilman Syah.*** 

wwwwww