Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
20 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Legislator Desak Pemerintah Gandeng Pabrikan Percepat Penyediaan Alat Pelindung Diri

Legislator Desak Pemerintah Gandeng Pabrikan Percepat Penyediaan Alat Pelindung Diri
Rabu, 18 Maret 2020 16:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani mendesak pemerintah berkoordinasi dengan pengusaha untuk gerak cepat memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyakat.

Politisi yang akrab disapa Dear itu melihat perkembangan penyebaran virus COVID-19 saat ini makin meluas dan makin banyak pasien yang masuk ruang isolasi mengakibatkan habisnya stok APD di banyak rumah sakit.

"Pemerintah tolong push pabrikan untuk segera percepatan produksi APD yang bahan bakunya dari dalam negeri," kata Dear dalam keterangan persnya, Rabu.

Dear menambahkan akan berbahaya khususnya bagi perawat rumah sakit yang tengah merawat pasien COVID-19 menggunakan APD yang tidak mempunyai standar keamanan dan kesehatan.

”Ini berbahaya ke depan, jika RS sampai harus memodifikasi jas hujan menjadi APD. Keselamatan tenaga medis kita terancam karena penyebaran virusnya sangat," tandasnya.

Anggota DPR dari Dapil Jawa Tengah IX ini meminta Pemerintah harus segera berkoordinasi dengan lintas kementerian/lembaga untuk mencari solusi atas kelangkaan APD tersebut.

"Harus putar otak bagaimana caranya pabrikan APD bisa memproduksi dengan bahan baku yang ada di Indonesia sehingga tidak tergantung dengan raw material dari negara lain.

Dear pun meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan baik di provinsi, kabupaten/kota melakukan koordinasi intensif dan memitigasi atas kondisi tersebut.

"Langkah-langkah antisipasi harus sudah dipikirkan sebelum APD secara masif dapat di produksi dan di distribusikan ke semua rumah sakit," terangnya.***

wwwwww