Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
19 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
3
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
24 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
21 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
17 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
20 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Sah Ahmad Riza Patria Terpilih Dampingi Anies Baswedan Jadi Wagub DKI Jakarta

Sah Ahmad Riza Patria Terpilih Dampingi Anies Baswedan Jadi Wagub DKI Jakarta
Senin, 06 April 2020 13:17 WIB
JAKARTA - Pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta dilakukan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020). Ahmad Riza Patria terpilih menjadi Wagub DKI Jakarta.

Ahmad Riza Patria unggul dibanding pesaingnya Nurmansjah Lubis dengan 81 suara.Dia diketahui berasal dari Partai Gerindra. Sementara Nurmansjah Lubis berasal dari PKS hanya mendapat 17 suara.

"Ahmad Riza Patria dengan perolehan suara 81," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Ahmad Riza Patria dipanggil sebagai nomor urut satu. Sedangkan nomor urut dua yakni Nurmansjah Lubis.

Sebelumnya, tidak semua anggota DPRD DKI Jakarta memiliki suara. Sebagian besar anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta tidak mendapatkan hak suara.

Penyebabnya, sebagian besar dari mereka datang terlambat dari waktu yang ditentukan yakni pukul 10.00 WIB. Hanya dua anggota PSI yang menjadi saksi yang bisa memilih.

"Fraksi PSI delapan orang dianggap telat," kata kata Prasetyo.

Akhirnya, rapat dilanjutkan dengan penambahan jumlah anggota pemilih yaitu 100 orang. Semua anggota DPRD DKI Jakarta yang ikut memilih menggunakan masker.

Proses pemilihan dilakukan dengan memperhatikan aturan physical distancing. Anggota DPRD DKI Jakarta yang menggunakan hak suara tidak boleh berdekatan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Inews.id
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww