Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
22 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
20 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
18 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
22 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Kemendikbud Gelar Belajar dari Tayangan Tv, MPR Minta Kemenag Juga Terapkan untuk Siswa Madrasah

Kemendikbud Gelar Belajar dari Tayangan Tv, MPR Minta Kemenag Juga Terapkan untuk Siswa Madrasah
Selasa, 14 April 2020 14:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid mengapresiasi program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang menggunakan media Televisi Republik Indonesia (TVRI) untuk belajar dari rumah siswa sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), serta meminta agar Menteri Agama (Menag) melakukan hal yang serupa untuk siswa madrasah.

Hidayat yang akrab disapa HNW memuji langkah Mendikbud yang sesuai dengan usulan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Terobosan bagus dari Mendikbud yang mulai dilaksanakan pada 13 April 2020 itu sesuai dengan usulan dari Dr Dimyati Natakusumah, Wakil Ketua BURT DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, yang sudah disampaikan sejak 25 Maret 2020 lalu," ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (14/4).

Lebih lanjut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini meminta agar kebijakan Mendikbud itu juga perlu ditingkatkan untuk Siswa Menengah Kejuruan (SMK), sebagaimana diusulkan oleh Wakil Ketua Komisi X DPRRI, dari FPKS yaitu Dr Fikri Faqih. Dan untuk memaksimalkan belajar di/dari rumah perlu ditekankan agar acara TV baik sebelum acara belajar siswa, di tengah-tengah, atau sesudah kegiatan belajar mengajar via TVRI itu agar disterilkan dari program-program lainnya yang tidak sesuai dengan tujuan belajar dari rumah dan menghindarkan dari covid-19.

"Bagusnya diisi dengan lagu-lagu kebangsaan atau hiburan yang mendidik, meningkatkan wawasan, atau siaran-siaran yang meningkatkan cinta dan bangga dengan bangsa dan negara,” ujarnya.

HNW menegaskan bahwa Menag juga perlu meniru kebijakan Mendikbud yang sangat baik tersebut untuk para siswa madrasah, baik siswa madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah. "Saya sudah usulkan ini saat Rapat Kerja dengan Menteri Agama pada 25 Maret lalu. Harapannya dengan kebijakan pemerintah agar kegiatan belajar siswa selama berada di rumah dapat diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, sehingga tidak ada materi pelajaran yang tertinggal, bahkan bisa memaksimalkan waktu dengan segala yang meningkatkan kwalitas peserta didik," ujar Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan keagamaan ini.

"Saya berharap agar Menag merealisasikan usulan saat Raker dengan Komisi VIII DPR RI itu, yaitu membuat program pendidikan siswa-siswa madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah maupun aliyah saat mereka belajar di rumah akibat pandemi, via TVRI," pungkasnya.***

wwwwww