Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Basket

Semua Masjid di Melaka Diizinkan Gelar Shalat Tarawih, Jamaahnya Hanya Boleh 4 Orang

Semua Masjid di Melaka Diizinkan Gelar Shalat Tarawih, Jamaahnya Hanya Boleh 4 Orang
Masjid Negeri Melaka Al Azim. (int)
Jum'at, 01 Mei 2020 21:49 WIB
MELAKA - Pemerintah Malaysia mengizinkan semua masjid di Negara Bagian Melaka menggelar Shalat Tarawih, mulai Jumat (1/5/2020). Namun jamaah shalatnya hanya dibolehkan empat orang.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir Malay Mail, Jumat (1/5), Kepala Menteri Datuk, Sulaiman Ali mengatakan, empat orang yang boleh Shalat Tarawih di masjid adalah ketua masjid, imam, bilal dan orang siak.

Dia mengatakan, keempat orang ini harus mematuhi prosedur operasi standar (SOP) atau protokol kesehatan dan keamanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan Malaysia.

''Di antara kondisi yang perlu dipenuhi adalah hanya melakukan delapan rakaat Shalat Tarawih,'' kata Sulaiman Ali.

Lebih lanjut, dia mengatakan agar masjid-masjid yang menggelar Tarawih tidak menggunakan pengeras suara, menjaga jarak sosial, dan keempat elemen yang diperbolehkan menunaikan sholat berjamaah di masjid itu harus terbebas dari gejala-gejala virus corona jenis baru (Covid-19). Seperti tidak demam, sakit tenggorokan, batuk atau sesak napas.

Dia mengatakan, persetujuan itu diberikan setelah diskusi antara Kantor Mufti dan Departemen Agama Islam Melaka.

Sulaiman mengatakan pemerintah negara bagian juga telah setuju untuk mengizinkan Pengadilan Syariah di tiga distrik yaitu Melaka Tengah, Jasin dan Alor Gajah untuk duduk dalam kasus-kasus mendesak mulai 4 Mei nanti.

Namun dia mengatakan, pengadilan hanya diizinkan beroperasi selama dua hari dalam sepekan dari pukul 08.00 pagi sampai 12.00 siang sepanjang fase keempat dari perintah kontrol gerakan (MCO) hingga 12 Mei.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:PON, Basket
wwwwww