Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
15 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
23 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Tuai Kritik, Pelatihan Memancing di Kartu Prakerja Senilai Rp800 Ribu Langsung Ganti Judul

Tuai Kritik, Pelatihan Memancing di Kartu Prakerja Senilai Rp800 Ribu Langsung Ganti Judul
Ilustrasi.
Sabtu, 02 Mei 2020 01:35 WIB
JAKARTA - Pelatihan memancing di paket pelatihan kartu prakerja seharga hampir Rp 800 ribu menuai kritik. Tapi begitu keras kritik mengalir, semudah itu langsung ganti judul pelatihan.

Bagaimana dengan yang sudah mencoba daftar pelatihan memancing?

Viral sebuah twit soal salah satu paket pelatihan di Kartu Prakerja. Twit itu diunggah oleh akun @wilsonsitorus, Kamis (30/4). Paket pelatihan yang dimaksud ialah paket pelatihan dasar memancing.

"Pak Jokowi yang baik, saya sudah kehabisan akal manakala mendapati ini," ujar akun @Wilsonsitorus.

Dalam unggahannya, akun tersebut menyertakan dua gambar hasil tangkapan layar laman berbelanja daring Tokopedia.

Di laman itu terlihat profil salah satu penyedia jasa pelatihan di Kartu Prakerja, Mina Indonesia. Perusahaan tersebut menyediakan dua model pelatihan.

"Tapi saya jengkel, dan semakin jengkel menemukan pelatihan seperti ini," ujar akun @wilsonsitorus.

Kejengkelan Wilson Obrigados, pemilik akun @wilsonsitorus, ditujukan ke paket dasar pelatihan untuk pemegang kartu prakerja yakni pelatihan memancing dan kelautan. Menurutnya, memancing adalah hobi. Sehingga tak perlu dilatih apalagi dibiayai.

"Memancing itu seperti naik sepeda. Sekali bisa, seumur hidup tak akan lupa. Jadi tidak perlu dilatih," ujar Wilson.

Wilson menceritakan julukannya sebagai Nyonya Besar dalam dunia pemancingan Indonesia. Menurutnya julukan Nyonya Besar yang melekat padanya bisa membuat pemancing lain gemetar. Meski begitu, ia tetap menegaskan memancing hanyalah hobi.

"Kita tak seremeh-temeh ini Bapak. So please Bapak @jokowi yang saya hormati, kembalikanlah kartu prakerja ini ke khittahnya sebagai sokoguru bagi mereka yang kena PHK," ujar Wilson.

Wilson merupakan seorang aktivis era reformasi. Kumparan telah mencoba menghubungi Wilson via mention di Twitter namun belum mendapat tanggapan.

Dilansir GoNews.co dari kumparan yang sudah membuka profil Mina Indonesia di laman Tokopedia. Pada laman tersebut, terdapat dua paket pelatihan. Pertama soal Pelatihan Dasar-dasar Digital Marketing.

Kedua, paket pelatihan yang disoroti Wilson. Namun, paket yang disoroti Wilson telah berubah nama menjadi paket dasar usaha perikanan. Bukan lagi soal cara memancing.

Melalui akun twitter resminya, Mina Indonesia @mina_indonesia Tak membantah telah mengubah nama paket yang disoroti Wilson.

"Mungkin perubahan judul ini atas pertimbangan menyesuaikan kondisi saat ini yang membutuhkan pelatihan yang langsung mudah di aplikasikan masyarakat," tulis akun tersebut.

Mina Indonesia ialah perusahaan education technology yang berfokus untuk melakukan pendidikan, pelatihan di bidang bisnis, dan karier berstandar internasional di Indonesia dan Asia Tenggara.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:KUMPARAN.COM
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Ekonomi, Olympic, PON
wwwwww