Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
21 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
21 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
17 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
17 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
15 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  SEA Games

Kabur dari Jakarta, Pasien Positif Corona Berhasil Mudik dan Kontak dengan Banyak Orang

Kabur dari Jakarta, Pasien Positif Corona Berhasil Mudik dan Kontak dengan Banyak Orang
Bupati Banyumas Achmad Husein. (suara.com)
Minggu, 10 Mei 2020 06:31 WIB
BANYUMAS - Seorang pasien positif terinfeksi virus corona kabur dari Jakarta dan berhasil mudik ke kampungnya di Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dikutip dari Kompas.com, celakanya, pemudik tersebut baru ketahuan terinfeksi corona setelah tiga hari menjalani karantina di Gedung Olahraga (GOR) Desa Panembangan.

''Pasien kabur dari Jakarta, ini yang menjadi masalah kabur dan sudah diterima di desa, dikarantina di desa tiga hari lalu dan sudah bersama-sama dengan orang lain dalam satu gedung dan sudah kontak dekat banyak orang di desa,'' kata Bupati Banyumas Achmad Husein, Sabtu (9/5/2020).

Achmad Husein menyayangkan sikap pemudik yang tidak jujur tersebut. Sebab, ulahnya itu dapat membahayakan warga lainnya dan merepotkan banyak orang.

Achmad meminta kepada warganya untuk jujur dan terbuka demi kebaikan bersama.

''Ini adalah pelajaran untuk kita, tolong jujur supaya dapat menyelamatkan orang banyak, karena ketidak jujuran ini kita harus melacak begitu banyak orang. Tapi kita akan tetap bekerja untuk menelusuri semaksimal mungkin,'' ujar Husein.

Terkait dengan adanya kasus pemudik yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 itu, Diskes Banyumas akan melakukan tracing dan melaksanakan rapid test.

Sebab, saat pasien itu menjalani karantina di GOR Desa Panembangan diketahui ada sejumlah petugas dan pemudik lainnya yang diduga telah melakukan kontak erat.

''Itu ada 10 orang yang kontak erat akan di-rapid test besok. Sepuluh orang itu petugas, termasuk yang dikarantina, cuma isinya kan belum banyak, kamarnya juga sendiri-sendiri,'' kata Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto saat dihubungi, Sabtu (9/5/2020) malam.

Ia mengatakan, pasien tersebut pulang kampung dengan menggunakan travel.

Setibanya dari Jakarta, yang bersangkutan langsung dilakukan karantina di GOR Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas.

Meski sudah dilakukan upaya preventif, namun pihaknya menyayangkan ketidakjujuran warga tersebut.

''Pemudik yang belum tentu positif saja kita curigai yang dari daerah PSBB, ini malah positif. Jangan-jangan banyak masyarakat yang tidak jujur,'' kata Sadiyanto.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:SEA Games
wwwwww