Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
22 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
23 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
18 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
18 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
17 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Beladiri

Sudah Sering Diingatkan Warga, Janda di Padang Digrebek Bareng Duda yang Diduga Mesum

Sudah Sering Diingatkan Warga, Janda di Padang Digrebek Bareng Duda yang Diduga Mesum
Pasangan mesum di Padang digiring Satpol PP.
Minggu, 10 Mei 2020 01:21 WIB
PADANG- Seorang lelaki berstatus duda digerebek warga karena diduga sedang berbuat mesum di rumah kontrakan milik wanita di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Provinsi Sumatra Barat, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Pasangan yang diduga berselingkuh ini berinisial FN (23) berasal dari Kecamatan Pauh dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, sedangkan teman laki-lakinya YP (25) diketahui beralamat Kecamatan Kuranji Kota Padang.

Warga gerah dan menaruh kecurigaan kepada penghuni rumah atas perbuatan mereka yang tidak pantas. FN yang sudah berstatus janda ini sebelumnya pernah diingatkan oleh warga untuk tidak menerima tamu laki-laki hingga larut malam.

"Wanita ini sering menerima tamu lawan jenis hingga larut malam, bahkan tamunya gonta-ganti saja," kata Ketua RT setempat, Arman seperti dilansir GoNews.co dari Suara.com.

Namun, kata Arman, teguran tersebut tidak diindahkan. Warga yang muak ini lalu melakukan penggerebekan pada Jumat dini hari.

Saat itu, didapati perempuan tersebut berada di dalam kamar, sedangkan teman laki-lakinya bersembunyi di atas loteng kamar tersebut.

Keduanya kemudian dicecar beberapa pertanyaan oleh warga, termasuk perbuatan yang mereka lakukan.

"Jawaban mereka berbelit-belit. Warga kemudian membawanya ke kantor polisi karena dikhawatirkan sampai terjadi keributan dan main hakim sendiri," imbuh Arman.

Setelah diinterogasi, janda dan duda itu lalu dibawa ke Kepolisian Sektor (Polsek) Koto Tangah. Dari Polsek, pasangan mesum itu lalu dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.

Terkait penertiban terhadap pelaku asusila ini, Kepala Satpol PP Padang, Alfiadi, sangat menyayangkan.

"Apalagi saat ini adalah bulan Ramadan dan situasi tengah Pandemi Covid-19 ini. Masih saja ada kelakuan untuk berbuat tidak senonoh. Mereka berdua akan diproses oleh PPNS berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Sumatera Barat, Beladiri, Olympic
wwwwww