Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
16 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
12 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
13 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
11 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
23 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  MPR RI

Bamsoet Kembali Berikan Bantuan ke Guru Ngaji dan Majelis Ta'lim

Bamsoet Kembali Berikan Bantuan ke Guru Ngaji dan Majelis Talim
Selasa, 12 Mei 2020 18:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) dan Relawan 4 Pilar kembali memberikan bantuan kemanusiaan kepada para guru ngaji dan pimpinan Majelis Ta'lim.

Sejak didirikan di akhir tahun 2019, GERAK BS dan Relawan 4 Pilar telah melakukan banyak kegiatan sosial. Dari mulai penanganan korban banjir DKI Jakarta, hingga kini membantu pemerintah memperkuat jaring pengaman sosial kepada warga yang profesinya terdampak Covid-19. 

"Ini adalah kali kedua kita berikan bantuan kemanusiaan kepada para guru ngaji dan pimpinan majlis ta'lim. Jika sehari-hari, mereka membantu kita semua untuk lebih dekat kepada Allah SWT melalui aktifitas pengajian, tak ada salahnya jika kini kitalah yang membantu mereka melalui aktifitas sosial. Sambil kita berdoa bersama agar pandemi Covid-19 bisa segera berlalu. Agar aktifitas keagamaan dan syiar pengajian bisa kembali semarak," ujar Bamsoet usai memberikan bantuan kepada guru ngaji dan pimpinan majelis ta'lim Nurul Islam di wilayah Cilincing Jakarta Utara, Selasa (12/5/20).

Mantan Ketua DPR RI ini memaparkan, sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta pada 10 April 2020, bukan berarti aktifitas sosial GERAK BS terhenti. Melainkan justru semakin meningkat, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

"Peningkatan aktifitas sosial GERAK BS tak lain karena banyaknya kelompok masyarakat yang membutuhkan uluran tangan lantaran pendapatan maupun kegiatan ekonominya terhenti sebagai dampak pemberlakuan PSBB. Bantuan telah disalurkan ke berbagai kelompok masyarakat. Antara lain pengemudi ojek online, supir bajaj, supir taksi, guru ngaji, ustad dan ustadzah, pimpinan majlis talim, pengurus mushola, seniman, janda TNI hingga para veteran pejuang kemerdekaan Indonesia," papar Bamsoet.

Wakil Ketua Umun Pemuda Pancasila ini menambahkan, jikapun pandemi Covid-19 berakhir, GERAK BS akan tetap hadir dalam kehidupan masyarakat. Khususnya sebagai wadah menggelorakan semangat gotong royong antar sesama warga. Karena membangun bangsa ini, tak bisa dilakukan satu dua pihak, maupun pemerintah sendirian.

"Butuh partisipasi warga dalam setiap aspek pembangunan bangsa. GERAK BS yang aktifitasnya fokus pada kegiatan sosial, berusaha memupuk solidaritas bangsa Indonesia agar selalu mengimplementasikan semangat gotong royong yang diwariskan para pendiri bangsa. Kita bukanlah bangsa individualis apalagi egois. Melainkan bangsa pluralis yang Pancasilais. Dengan ciri utama, setia membantu sesama," pungkas Bamsoet.***

wwwwww