Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Andhika Wijaya Lebih Dewasa Saat Menjadi Seorang Ayah

Andhika Wijaya Lebih Dewasa Saat Menjadi Seorang Ayah
Jum'at, 15 Mei 2020 01:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
DENPASAR - Menjadi seorang ayah, membuat bek kanan muda milik Bali United FC, I Made Andhika Wijaya lebih dewasa dari sebelumnya. Banyak perbedaan yang dirasakan Andhika setelah berkeluarga apalagi resmi menjadi seorang ayah selama satu bulan terakhir.

“Ada berkah tersendiri setelah saya memiliki seorang anak. Seorang anak yang lahir di masa pandemi seperti ini. Ditambah dengan kompetisi yang dihentikan sementara waktu dan belum tahu kapan akan dimulai lagi,” terang pemilik nomor punggung 33 tersebut.

Dia mengaku, lebih banyak waktu bersama sang buah hati karena tidak ada kegiatan yang dilakukan di luar rumah. “Sekarang banyak waktu untuk mengurus anak,” ucapnya. Untuk urusan menggendong Keenan -nama sang anak- Andhika sudah terbiasa, tetapi disuruh untuk memandikan sang buah hati dia lepas tangan.

“Maklum, badannya masih lemed (lemas). Tak berani saya kalau memandikan Keenan. Kalau menggendong sudah terbiasa,” terang pemain yang sangat diminati Arema FC sejak beberapa musim terakhir itu. Pola tidur Andhika juga sedikit berubah.

Anak ketiga dari lima bersaudara tersebut mengaku sering terbangun subuh-subuh karena Keenan menangis. “Biasa bayi bangun subuh-subuh karena minta susu atau bagaimana. Tapi kadang-kadang saja sih. Intinya saya sangat menikmati menjadi seorang ayah. Setiap Aktivitas bersama anak sekarang tidak terlewatkan,” tutupnya. ***

wwwwww