Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
20 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
Peristiwa
22 jam yang lalu
Insentif Tenaga Medis di 2 RS Corona Telah Cair Rp10,45 Miliar
3
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
Peristiwa
24 jam yang lalu
Anies Perpanjang PSBB DKI Jakarta, Bulan Juni Jadi Masa Transisi
4
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
GoNews Group
21 jam yang lalu
Fakta Penurunan Tingkat Penularan Virus Covid-19 di Jakarta
5
Perpanjang Masa PSBB di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Baswedan
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Perpanjang Masa PSBB di Jakarta, Ini Penjelasan Anies Baswedan
6
Dana Haji adalah Amanah Umat, PKS Minta Jangan Disalahgunakan
Politik
24 jam yang lalu
Dana Haji adalah Amanah Umat, PKS Minta Jangan Disalahgunakan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Bansos buat Beli Baju, 'Lebaran Kali Ini Kita Prihatin Dulu'

Bansos buat Beli Baju, Lebaran Kali Ini Kita Prihatin Dulu
Walikota Bogor Bima Arya. (Foto: Ist. via Kompas.com)
Jum'at, 22 Mei 2020 15:37 WIB
BOGOR - 6 dari 10 Ibu-Ibu yang berbelanja pakaian lebaran di Pasar Anyar, Bogor terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (Bansos).

"Jadi kita masukkan NIK-nya waktu di pasar. Kira-kira enam dari 10 ibu-ibu terdaftar penerima bantuan," ungkap Walikota Bogor, Bima Arya usai sidak di Pasar Anyar, Bogor, Jumat (22/5/2020) lalu.

Mengutip kompas, kondisi itu membuatnya kecewa. Bima mengaku tidak habis pikir, masih ada warga yang mementingkan belanja baju Lebaran di tengah situasi serba sulit sekarang ini.

Orang nomor satu di Kota Bogor ini pun menduga fenomena tersebut terjadi karena dua faktor kemungkinan.

Pertama, penyaluran tidak tepat sasaran. Kedua, penerima bansos tidak bijak menggunakan uang.

"Makanya saya minta kemarin data bansos dievaluasi lagi. Saya juga imbau kepada warga tahan dulu belanja yang nggak penting. Belanjanya setelah lebaran," tuturnya.

Sebelumnya, Bima mengancam akan mencabut seluruh bantuan tunai yang diberikan kepada warga jika uang tersebut dipergunakan untuk membeli pakaian untuk lebaran.

"Kalau belanja sembako kita maklumi. Tapi kalau belanja pakaian ini yang agak mengecewakan. Sudah saya katakan bahwa lebaran tahun ini kita prihatin dulu. Kalau bantuan dari pemerintah dipakai beli baju, akan kita cabut bantuannya," kata Bima beberapa waktu lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Barat, DKI Jakarta, GoNews Group, Pemerintahan, Ekonomi, Umum

wwwwww