Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
21 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
2
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
Politik
21 jam yang lalu
Jika Yakin Bersih, MAKI Tantang Herman Herry dan Ihsan Yunus Berani Datangi KPK
3
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
Politik
21 jam yang lalu
Aksi Kemanusiaan Korban Gempa, IMI Kirim Tiga Truk Makanan ke Sulbar
4
Soal Calon Ketum PB PASI, Teguh Rahardjo: Itu Wewenang Pemilik Suara
Olahraga
6 jam yang lalu
Soal Calon Ketum PB PASI, Teguh Rahardjo: Itu Wewenang Pemilik Suara
5
Indonesia dalam Adangan Bencana, Srikandi NasDem: "Setiap Elemen Masyarakat dapat Berperan dalam Penanggulangan"
DPR RI
13 jam yang lalu
Indonesia dalam Adangan Bencana, Srikandi NasDem: Setiap Elemen Masyarakat dapat Berperan dalam Penanggulangan
6
Mendagri Beri Masukan Calon Kapolri soal Penegakan Hukum yang Tegas
Nasional
12 jam yang lalu
Mendagri Beri Masukan Calon Kapolri soal Penegakan Hukum yang Tegas
Home  /  Berita  /  Politik

Jelang Lebaran, 164 Pemudik Masih Jalani Karantina di GOR Banyumas

Jelang Lebaran, 164 Pemudik Masih Jalani Karantina di GOR Banyumas
Jum'at, 22 Mei 2020 16:22 WIB
JAKARTA - Sebanyak 164 pemudik yang merupakan warga Kabupaten Banyumas saat ini menjalani proses karantina di kompleks GOR Satria, Purwokerto.

Mereka masih harus menjalani karantina pandemi virus Corona (Covid-19) hingga Lebaran tiba. Namun demikian, Pemkab Banyumas tetap memberi kesempatan kepada mereka untuk takbiran dan bertemu dengan keluarga.

Dengan syarat tetap jaga jarak dan berbatas terali besi seperti kondisi saat ini apabila ada keluarga yang menjenguk di lokasi karantina.

Bupati Banyumas Achmad Husein saat menjenguk para pemudik yang dikarantina meminta agar mereka tetap berbahagia.

"Terima kasih kepada anak-anakku semua, saudara-saudaraku semua yang sudah mau hadir di GOR. Jangan bilang karantinalah mbok nelangsa, di madarasah GOR atau hotel GOR saja. Karena yang di sini semua mempunyai tujuan mulia, selain memutus mata rantai COVID-19, nantinya masyarakat juga akan menerima karena sudah mengalami screening kesehatan," kata Husein dalam pesan tertulisnya, Jumat (22/5/2020).

Meski akan memasuki hari raya Idul Fitri, ratusan pemudik ini dipastikan masih berada di GOR Satria mengingat proses karantina belum selesai. Husein mengatakan saat ini di mana-mana sama, Lebaran tahun ini memang tidak seperti biasanya, tidak ada takbir keliling, kerumunan massa juga dihindari, terlebih berkunjung ke rumah sanak-saudara.

"Maka biar suasana tetap terasa Lebaran, nanti kita makan opor bersama," Jelasnya.

Ketua Harian BPBD Banyumas Titik Puji Astuti menambahkan saat ini masih ada 164 orang pemudik yang dikarantina. Secara perorangan maupun kelompok, pemudik masih terus berdatangan ke GOR. Oleh Dinas Kesehatan, semua peserta karantina yang baru masuk didata, dicek kesehatannya dan diberi gelang tanda orang dalam pemantauan (ODP).

Peserta yang sudah selesai mengikuti karantina juga kembali mengikuti proses pemeriksaan. Setelah dipastikan sehat kemudian mereka diberi surat keterangan sehat, baru diizinkan pulang.

"Meski demikian, ketika sampai di rumah mereka diimbau, tetap mematuhi protokol kesehatan saat ini, yakni memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak," jelasnya.

Dia memprediksi pemudik yang mendatangi lokasi karantina masih akan bertambah menjelang Lebaran besok.

Kompleks gelora yang dijadikan tempat karantina ada tiga blok. Blok A menempati lapangan futsal, Blok B menempati Sasana Krida Raga dan Blok C menempati GOR serbaguna yang biasa dipakai untuk lapangan bulu tangkis.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww