Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
9 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
16 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
17 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
11 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
14 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Home  /  Berita  /  Politik

Jelang Lebaran, 164 Pemudik Masih Jalani Karantina di GOR Banyumas

Jelang Lebaran, 164 Pemudik Masih Jalani Karantina di GOR Banyumas
Jum'at, 22 Mei 2020 16:22 WIB
JAKARTA - Sebanyak 164 pemudik yang merupakan warga Kabupaten Banyumas saat ini menjalani proses karantina di kompleks GOR Satria, Purwokerto.

Mereka masih harus menjalani karantina pandemi virus Corona (Covid-19) hingga Lebaran tiba. Namun demikian, Pemkab Banyumas tetap memberi kesempatan kepada mereka untuk takbiran dan bertemu dengan keluarga.

Dengan syarat tetap jaga jarak dan berbatas terali besi seperti kondisi saat ini apabila ada keluarga yang menjenguk di lokasi karantina.

Bupati Banyumas Achmad Husein saat menjenguk para pemudik yang dikarantina meminta agar mereka tetap berbahagia.

"Terima kasih kepada anak-anakku semua, saudara-saudaraku semua yang sudah mau hadir di GOR. Jangan bilang karantinalah mbok nelangsa, di madarasah GOR atau hotel GOR saja. Karena yang di sini semua mempunyai tujuan mulia, selain memutus mata rantai COVID-19, nantinya masyarakat juga akan menerima karena sudah mengalami screening kesehatan," kata Husein dalam pesan tertulisnya, Jumat (22/5/2020).

Meski akan memasuki hari raya Idul Fitri, ratusan pemudik ini dipastikan masih berada di GOR Satria mengingat proses karantina belum selesai. Husein mengatakan saat ini di mana-mana sama, Lebaran tahun ini memang tidak seperti biasanya, tidak ada takbir keliling, kerumunan massa juga dihindari, terlebih berkunjung ke rumah sanak-saudara.

"Maka biar suasana tetap terasa Lebaran, nanti kita makan opor bersama," Jelasnya.

Ketua Harian BPBD Banyumas Titik Puji Astuti menambahkan saat ini masih ada 164 orang pemudik yang dikarantina. Secara perorangan maupun kelompok, pemudik masih terus berdatangan ke GOR. Oleh Dinas Kesehatan, semua peserta karantina yang baru masuk didata, dicek kesehatannya dan diberi gelang tanda orang dalam pemantauan (ODP).

Peserta yang sudah selesai mengikuti karantina juga kembali mengikuti proses pemeriksaan. Setelah dipastikan sehat kemudian mereka diberi surat keterangan sehat, baru diizinkan pulang.

"Meski demikian, ketika sampai di rumah mereka diimbau, tetap mematuhi protokol kesehatan saat ini, yakni memakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak," jelasnya.

Dia memprediksi pemudik yang mendatangi lokasi karantina masih akan bertambah menjelang Lebaran besok.

Kompleks gelora yang dijadikan tempat karantina ada tiga blok. Blok A menempati lapangan futsal, Blok B menempati Sasana Krida Raga dan Blok C menempati GOR serbaguna yang biasa dipakai untuk lapangan bulu tangkis.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Politik, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww