Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
6
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Home  /  Berita  /  Lingkungan

Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata

Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Senin, 25 Mei 2020 16:37 WIB
JAKARTA - Sri, dan keluarganya memilih untuk berdoa dari rumah ketimbang berziarah langsung ke kubur mendiang Ayah dan Suaminya. Padahal, pusara kedua orang terkasih itu berada di Taman Pemakaman Umum (TPU) yang terletak tepat di depan rumahnya.

"Ayah di sini, Suami juga di sini," kata Sri sembari menunjuk ke arah TPU yang berjarah sekira 10 meter dari pelataran rumahnya.

"Kebetulan Febi (putri semata wayang Sri, Red) juga kan lagi datang bulan, terus kita juga kan masih PSBB," kata Sri di kediamannya di wilayah Mampang Parapatan, Jakarta Selatan ini, kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

"Bukan kita takut Corona, kita percaya Covid-19 memang berbahaya tapi keberanian kita melawan virus dengan tetap mengutamakan pola hidup sehat dan menjaga imunitas tubuh, itu lebih penting," kata dia.

Pantauan di lokasi, TPU tersebut memang dipadati peziarah di H+1 Idul Fitri 1441 Hijriah. Siang hari, parkir sepeda motor peziarah bahkan sampai ke jalanan depan rumah Sri.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Lingkungan, PON
wwwwww