Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
21 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
16 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
15 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
17 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
15 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Home  /  Berita  /  Politik

Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong

Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Minggu, 31 Mei 2020 12:21 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Melawan Covid-19, tidak bisa hanya dilakukan Pemerintah. Tapi butuh kesadaran dan kekompakan semua elemen bangsa.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin dalam refleksi 75 tahun lahirnya Pancasila 1 Juni 2020.

Ia berharap, momentum hari lahir Pancasila, dapat kembali membangkitkan gotong royong untuk melawan Pandemi Covid-19.

Apa yang diupayakan Bung Karno pada masa lalu mengenai konsep gotong royong kata Dia, merupakan salah satu intisari nilai nilai Pancasila dapat dijadikan role model baik bagi pemerintah maupun masyarakat dalam menghadapi Covid-19 saat ini.

"Kita lawan dan selesaikan Covid-19 dengan kembali menggunakan rumah ideologi kita, yaitu Pancasila. Tidak ada cara lain untuk keluar dari bencana ini dengan selamat, selain dengan Gotong Royong yang merupakan faham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan. Gotong Royong menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota yang terhormat Soekardjo satu karyo, satu gawe," kata Aziz Syamsuddin, Sabtu (30/05/2020).

Politisi Golkar itu menjelaskan, Bung Karno menilai Pancasila bila diperas menjadi satu, maka intisarinnya adalah dia gotong royong.

"Setiap Sila dalam Pancasila adalah nilai yang memiliki kedudukan yang sama fundamentalnya. Oleh karena itu, dalam konsep Lambang Negara Garuda Pancasila, simbol Pancasila dibuat melingkar dengan "Ketuhanan Yang Maha Esa" yang disimbolkan dengan cahaya sebagai intinya,".

"Jika saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan Gotong Royong. Negara Indonesia yang kita dirikan haruslah Negara Gotong Royong," ujar Aziz menirukan perkataan Bung Karno.

"Ho lopis kuntul baris buat kepentingan bersama, Itulah Gotong Royong. Semoga dengan semangat Pancasila dan gotong royong, bangsa Indonesia akan segera keluar dari bencana yang saat ini kita hadapi dan keluar dengan selamat, Dirgahayu Pancasila ke-75," pungkasnya.***


wwwwww