Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
Pemerintahan
14 jam yang lalu
1,6 Juta ASN Akan Dipecat, Tjahjo Sebut Tak Ada Hubungannya dengan Corona
2
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
Politik
16 jam yang lalu
RUU HIP Bergejolak, PDIP Copot Rieke Diah dari Pimpinan Baleg DPR RI
3
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Dikebut, Lukman Edy Mengaku Siap Laksanakan Perintah Presiden
4
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
Pendidikan
15 jam yang lalu
Guru Besar UGM Sebut Nadiem Lebih Cocok jadi Dirjen Ketimbang Menteri
5
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Mantan Pemred Tempo Angkat Bicara Soal Isu Terima Duit KKP
6
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Politik
17 jam yang lalu
Gus Jazil Apresiasi Kebijakan Kemenag dalam Penanggulangan Covid-19 di Madrasah
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Bayi 9 Bulan di Riau Meninggal Akibat Corona, Belum Diketahui Tertular dari Siapa

Bayi 9 Bulan di Riau Meninggal Akibat Corona, Belum Diketahui Tertular dari Siapa
Ilustrasi virus corona menempel pada sel. (int)
Jum'at, 19 Juni 2020 11:26 WIB
PEKANBARU - MYR, bayi berusia 9 bulan asal Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, meninggal dunia, Kamis (18/6/2020), akibat terinfeksi virus corona. MYR meninggal saat dirawat di ruang isolasi rumah sakit di Tembilahan.

Juru Bicara Covid-19 Riau Indra Yovi menyatakan, hingga kini belum diketahui dari siapa bayi tersebut tertular virus corona belum diketahui. Sebab, bayi tersebut tak pernah kontak erat dengan pasien Covid-19.

''Belum diketahui riwayat penularan MYR, karena tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak erat dengan pasien positif Covid-19,'' ujar Indra Yovi, di Pekanbaru, Kamis (18/6/2020).

Indra Yovi menambahkan, satu pasien Covid-19 di Pekanbaru berinisial NC juga meninggal dunia pada Kamis (18/6/2020). Pasien positif ke-134 tersebut berusia 47 tahun, dan punya riwayat perjalanan dari daerah terjangkit, yakni ke Palembang, Sumatera Selatan.

''Pasien ke-134 sempat dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina pada hari Selasa, dan Rabu meninggal dunia. Sempat diambil swab dan hasilnya diketahui pada Kamis ini positif Covid-19,'' kata Indra.***

Editor:hasan b
Sumber:antarariau.com
Kategori:Kesehatan, Riau

wwwwww