Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
10 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
10 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
12 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
7 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Pandemi jadi Titik Balik Integrasi Data Sosial, Legislator Siap Kaji Payung Hukum

Pandemi jadi Titik Balik Integrasi Data Sosial, Legislator Siap Kaji Payung Hukum
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP, Selly Andriany Gantina. (Foto: Ist. via Gesuri)
Selasa, 23 Juni 2020 19:14 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina menilai, perlu ada intervensi dan sinergi bersama para pemangku kepentingan guna mencapai data sosial yang prudent.

"Kementerian Sosial punya instrumen untuk mendata lewat DTKS. Kementerian lain juga ada data lewat instrumen masing-masing. Seharusnya sinergi aja, jangan ada ego sektoral," kata Selly kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).

Pernyata Selly, menyusul mengemukanya kendala teknis dan non teknis soal data sosial. Berbagai kendala itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VIII DPR RI dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa PDTT, dan Deputi Kelembagaan Kemenpan RB, pada Senin (22/6/2020) kemarin.

Pandemi Covid-19 yang mengharuskan negara mendukung daya hidup masyarakat, diharap Selly menjadi titik balik integrasi data agar ada data yang jelas, terpercaya, up to date.

"Pemerintah lakukan fungsi sinergi ini dengan baik dong. Data sosial kemiskinan gini kan bukan deretan angka, ini itu data hidup matinya rakyat. Jangan memunggungi realita lapangan. Kalau datanya saja masih bermasalah, ya turunan programnya juga pasti jadi masalah. Jangan pelihara terus lingkaran kesalahan kaya begini," tegas Selly.

Untuk itu, Politisi PDIP ini melanjutkan, pihaknya terbuka untuk mengkaji ulang payung hukum terkait pengelolaan data sosial. "Urusan hajat hidup rakyat ini harus jelas, cepat, dan tuntas. Ini tidak sepele lho, karena rentan jadi masalah di masyarakat,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww