Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
8 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Olympic

MPR RI Berduka Atas Gugurnya Prajurit TNI di Kongo

MPR RI Berduka Atas Gugurnya Prajurit TNI di Kongo
Serda Rama Wahyudi, seorang anggota TNI yang Tewas akibat serangan milisi di Kongo. (Istimewa)
Rabu, 24 Juni 2020 14:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan duka cita  mendalam atas gugurnya prajurit TNI Serma Rama Wahyudi saat menjalankan tugasnya sebagai anggota pasukan perdamaian Indonesia  pada Misi MONUSCO di Kongo.

Serma TNI Rama Wahyudi tewas saat melakukan patroli karena diserang oleh kelompok milisi, Senin malam waktu setempat. 

"Kita semua turut berbelasungkawa dengan gugurnya prajurit TNI Serma Rama Wahyudi saat mengemban tugas mulia sebagai pasukan perdamaian Indonesia di Kongo. Tentu tidak mudah menerima berita duka ini. Rasa simpati yang besar juga kita berikan kepada keluarga almarhum Serma TNI Rama Wahyudi, dan juga kepada keluarga besar TNI," ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (24/6/20).

Mantan Ketua DPR RI ini mengutuk kelompok milisi pelaku serangan yang mengakibatkan gugurnya Serma Rama Wahyudi. Terlebih pasukan keamanan PBB ditempatkan di Kongo guna menjaga dan mengawasi proses perdamaian di wilayah tersebut.

‘’Saya mendesak kementerian Luar negeri segera berkoordinasi dengan PBB dan Pemerintah Kongo untuk menyelidiki serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian itu. Penyerangan terhadap pasukan keamanan PBB yang bertugas tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,’’ tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap gugurnya Serma Rama Wahyudi tidak menyurutkan moral prajurit TNI untuk terus berperan menjaga perdamaian dunia. Karenanya, Kementerian Luar Negeri RI dan TNI harus memastikan jenazah almarhum bisa segera tiba di tanah air. 

"Pemerintah dan TNI sangat layak menganugerahkan penghargaan kepada almarhum Serma Rama Wahyudi. Almarhum merupakan pahlawan yang gugur di luar negeri saat menjalankan tugas negara," pungkas Bamsoet.***

wwwwww