Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
MPR RI
20 jam yang lalu
Bareng PARFI, Ketua MPR Salurkan Bantuan ke Pekerja Seni
2
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
MPR RI
20 jam yang lalu
Cegah Generasi Muda Terjebak Ekstremisme, Basarah: Penting Moderasi Beragama
3
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Kebijakan Penanganan Covid-19 di Daerah harus Paralel dengan Pemerintah Pusat
4
BAZNAS, ISC dan SEBAF Perluas Manfaat Beasiswa Pasca Pandemi
Pendidikan
24 jam yang lalu
BAZNAS, ISC dan SEBAF Perluas Manfaat Beasiswa Pasca Pandemi
5
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
12 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
6
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Peristiwa
11 jam yang lalu
Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Home  /  Berita  /  Kesehatan

20 Ibu Hamil di Surabaya Terinfeksi Virus Corona, Begini Imbauan Kadiskes

20 Ibu Hamil di Surabaya Terinfeksi Virus Corona, Begini Imbauan Kadiskes
Kadiskes Surabaya Febria Rachmanita. (sindonews.com)
Jum'at, 26 Juni 2020 21:40 WIB
JAKARTA - Sebanyak 20 ibu hamil di Surabaya, Jawa Timur, terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Demikian menurut data Dinas Kesehatan (Diskes) Surabaya, sampai Senin (22/6/2020).

Dikutip dari Sindonews.com, Kepala Diskes (Kadiskes) Surabaya Febria Rachmanita mengimbau para ibu hamil yang terpapar virus corona tersebut selalu menjaga imun tubuhnya.

''Kalau ibu hamil, selama dia imunitasnya baik, tidak apa-apa. Yang rentan itu kalau yang dia memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, hipertensi dan asma,'' kata Feny, panggilan akrabnya, Jumat (26/6/2020).

Lanjut Feni, pandemi Covid-19 memberikan pengaruh pada layanan kesehatan di sektor lainnya. Salah satunya pelayanan kesehatan ibu hamil, yang harus dipastikan tetap berjalan.

Pihaknya pun telah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit rujukan dalam memberikan pelayanan khusus kepada ibu hamil. Rumah sakit itu tetap memberikan pelayanan cepat pada ibu hamil.

Untuk menghindari terjadinya kematian pada ibu hamil, beberapa rumah sakit rujukan di Surabaya siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil.

''Pelayanan kesehatan kepada ibu hamil tidak terganggu ya, semua mudah-mudahan bisa aman di tengah pandemi ini,'' ucapnya.

Ia melanjutkan, terdapat lima rumah sakit rujukan di Kota Surabaya yang siap memberikan perawatan dan pelayanan kesehatan kepada ibu hamil. Kelima rumah sakit itu yakni, RSIA Putri, RSIA Kendangsari, RS Al-Irsyad, RSUD dr M Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

Kelima RS itu juga dilengkapi dengan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) atau Unit Perawatan Intensif Bayi Baru Lahir.

''RSUD dr Soewandhie dalam menangani ini akan menambah beberapa bed untuk ibu hamil dan untuk NICU-nya,'' ungkapnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Kesehatan

wwwwww