Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
13 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
13 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
14 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
15 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
15 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Merasa Ditantang Mentan, DPR Tolak Produksi Kalung Anti Corona Pakai Dana APBN

Merasa Ditantang Mentan, DPR Tolak Produksi Kalung Anti Corona Pakai Dana APBN
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat meminta restu Komisi IV DPR RI. (Istimewa)
Rabu, 08 Juli 2020 15:10 WIB
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta restu Komisi IV DPR RI soal produksi massal kalung anti corona sebagai program kementan dalam penyerapan anggaran Covid-19.

Dalam pernyataannya, SYL memberikan opsi kepada Komisi IV perihal kalung corona, jika disetujui parlemen dia akan langsung memproduksi massal.

Atau jika tidak, maka secara otomatis program tersebut dihentikan dan Kementan harus memutar otak kembali guna melakukan penyerapan anggaran Covid-19.

Hal itu menyiratkan SYL seakan tengah menantang Komisi IV perihal produksi kalung anti corona.

Hal tersebut dirasakan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin saat ditanya SYL dalam rapat kerja bersama Kementan, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7).

"Tadi, Pak Menteri seakan menantang saya, lanjutkan atau tidak. Selama tidak pakai APBN yang tidak jelas, silahkan. Tapi, kalau pakai uang APBN tidak mau saya setuju," ujar Sudin.

"Kalau gagal yang kena siapa? bapak menteri dan saya," tegas politisi PDIP ini.

Sudin pun memberikan opsi kepada Mentan SYL untuk dapat bekerjasama dengan pihak swasta dalam memproduksi kalung corona tersebut.

Namun, dia mewanti-wanti agar tidak menyentuh APBN dalam program kalung corona tersebut. "Kalau mau kerjasama dengan swasta silahkan monggo, yang penting tidak mengganggu kinerja Litbang. Litbang itu udah harus bagaimana produksi bibit dan benih yang baik cari inovasi terbaru," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww